Rinjani dan Nanang keluar dari rumah sakit saat keduanya sudah menyelesaikan persoalannya dengan dokter yang menangani ibunya Tania.
Nanang
Dijemput mas Kaysan?
Rinjani
Ditunggu ajudan. Mau jemput anak-anak juga.
Rinjani
Gimana?
Nanang
Gak... Aku cuma mau nawarin jasa ojek ke istana, gratis untuk ratu.
Rinjani tersenyum.
Rinjani
Tadi kan udah sama Lilah. Masa sekarang gantian sama ibunya.
Nanang
Kan beda rasanya.
Rinjani
Apanya yang beda? Bukannya kita sama-sama ceriwis, sama-sama menyayangimu juga?
Nanang
Iya, iya... Bedanya dia cuma masih kecil. Kalau dewasa nanti, wahhh... Mas Kaysan bakal repot menjaganya. Dia benar-benar mewarisi kecantikanmu, juga cara perhatiannya kepada orang lain.
Rinjani
Itu kan tanggung jawab seorang ayah. Biarlah mas Kaysan yang pusing mikirinnya. Kamu tidak usah. Bebanmu sudah terlalu berat, Nang!
Nanang
Hahaha... Mbak tahu surat wasiat terakhir yang ditulis mas Kaysan untuk kita berdua?
Rinjani mengehentikan langkahnya, ia menatap Nanang lekat.
Rinjani
Apa mas juga membicarakan padamu tentang wasiat itu?
Nanang mengangguk.
Nanang
Maka Dalilah dan adik-adiknya adalah tanggung jawabku ketika mas Kaysan tiada. Begitu juga dirimu.
Nanang
Namun untuk kerajaan aku tidak sanggup menggantikan posisi mas Kaysan.
Nanang
Itu terlalu berat.
Rinjani tersenyum tipis.
Rinjani
Kau ini... Pulang sana!
Nanang
Nanti sore aku izin bawa anak-anak ke mall. Sekalian aku akan mencari baju untukmu.
Rinjani
Jangan repot-repot. Kalau cuma satu aku gak mau..
Rinjani
Hehehe...
Nanang
Satu lusin cukup?
Rinjani terkekeh, dan sang ajudan membuka pintu mobil untuknya saat Nanang dan Rinjani sudah sampai di tempat parkir.
Rinjani
Tidak, jika itu hanya pakaian dalam.
Rinjani tersenyum penuh arti, ia mendudukkan dirinya diatas jok mobil dan membuka kacanya saat Nanang masih terpaku ditempatnya.
Rinjani
Satu saja asal itu yang menjadi pilihan terbaikmu.
Nanang
Hahaha... ukurannya masih sama?
teriak Nanang saat mobil melaju pelan.
Rinjani mengeluarkan tangannya dan mengacungkan jempolnya kepada Nanang.
Nanang
"Kapan gemuknya... Mas Kaysan pasti lupa memberinya suplemen makanan!"
SANG PERMAISURI
ukurannya masih sama?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments
Mo Kek
dililang mas nanang suru muvin kk ngeyel si aku ada untuk mu
2021-11-03
0
ajeng dianti
menurutku kok candaan nanang kelewat ya... sprti duri dlam daging dikeluarga kakaknya sendri...egois.
candaannya sprti ga menghargai kakaknya yg notabene seorang raja...dan rinjani sendri sprti memberi harapan,tdk ada ketegasan.
2021-10-27
0
Triple R
nang emang udah pernah ngeliat daleman nya ko bisa tau ukuran nya
2021-08-30
0