Ketika detik hendak menyentuh angka 12. Mobil sampai di depan gerbang istana.
Nanang
Mlayu... mlayu.... Ra mlayu, Ming padu!
( lari...lari... gak lari, cuma bertengkar )
Rinjani
Kenapa waktu cepat sekali.
Rinjani mengikuti langkah Nanang yang lebar-lebar.
Santosa
Belum buka puasa sudah dikejar-kejar waktu. Sudah seperti dikejar deadline. Sungguh menyiksa beban ini.
Nanang
Wes...wess, ayo menghadap Raja.
Nanang
Pokoknya santai. Jangan gusar.
Santosa
Santai kamu bilang? Hah! Bagaimana bisa santai lihat kaki kita. Banyak pasirnya.
Rinjani
Ya Allah Gusti. Saya mau pingsan saja sekarang.
Nanang
Pura-pura! Ratu drama.
Tiba di pendopo agung tepat dimana Kaysan menunggu mereka bertiga. Ketiga biang kerok ini menunduk, sesekali tangannya membersihkan celana yang masih terdapat kasur pantai.
Nanang
Kalau ditanya dari mana? Dari ambil pasir di kali.
Rinjani
Buat apa? Ngawur
Nanang
Buat menimbun bojomu kalau nesu!
Rinjani
S…
SANG PERMAISURI
Pemaksa.
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Comments
Dede Dahlia
bab bikin aku ngakak abis 🤣🤣🤣🤣
2024-03-10
0
bundanya Fa
walah... walah... di hadapan raja he cengengesan. ya ampuun... biar rinjani aja yg nahan tawa. aq tak ngakak. 😄😄😃🤣🤣
2024-02-27
0
mbog ma
🤣🤣🤣
kok kepikiran hloh jawaban model begini
2023-10-28
0