Mira dan Mahroni meninggalkan Deffri yang masih mengetuk dan membujuk Emilia, dengan tangan membawa piring lengkap dengan lauk-pauknya.
"Mas, bagaimana dengan Mbak Emilia?" tanya Mira khawatir.
"Mas yakin, Mas Deffri bisa membujuk Mbak Emilia. Ayo, kita melayani pembeli di toko saja," ajak Mahroni menarik lengan Mira menuruni tangga menuju toko pakaian di bawah.
Sayup-sayup suara Deffri masih mengetu pintu, "Em, paling tidak, cobalah untuk makan. Mau sampai kapan kamu begini terus? Memang jika kamu menyiksa diri kamu, Keano akan pulang? Apakah Farel akan memberikan Keano? Jika kamu melakukan hal ini? Tidak, bukan? Kamu butuh memperjuangkan hak kamu, Em!" ucap Deffri.
Emilia yang berada di dalam kamar bergelung di dalam selimut semakin terisak sedih, "Deffri, benar! Farel akan semakin senang menyiksa dan menertawakan diriku," batinnya sedih, "aku harus bangkit! Aku harus melupakan semua hal yang menyiksa ini, demi Keano," batinnya.
Emilia langsung bangkit dan membuka pintu, "Deff hiks, hiks … Aku tidak tahu harus bagaimana lagi? Keano Deff, Keano putraku!" balasnya terisak.
Wajah pucat pasi dan tubuh kurus kering Emilia semakin bak mayat hidup, "Em, kamu nggak boleh seperti ini terus! Kamu harus kuat, bagaimanapun jalan kamu masih panjang. Jika Farel tahu kamu seperti ini, apa yang akan dia katakan?" ujar Deffri.
"Dia akan bilang, 'Kau tidak bisa hidup tanpaku! Apa kubilang dasar wanita bodoh,' itu yang akan dia katakan, Deff." Emilia menyeka air matanya, ia merasa sangat bodoh sekali.
"Nah, kamu sudah tahu jawabannya. Mengapa harus menyiksa diri yang tak terlalu penting? Bukan berarti Keano nggak penting, Em. Kita akan mencarinya bersama-sama. Aku yakin kita akan menemukannya, percayalah!
"Tidak akan mungkin, Allah memberikan ujian diluar batas kemampuan kita, Em. Percayalah, akan takdir dan jalan cerita hidupmu," papar Deffri, "suatu saat kamu akan menemukan kebahagiaan hidupmu. Walaupun mungkin hal itu, kamu harus merangkak di pecahan kaca," ucap Deffri membelai…
I Can Live Without You
Perih dan duka
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments
Eva Ruby
aku berharap Amelia mati saja,, lemah dan bodoh,,
2022-05-20
0