"Mama …." lirih Keano.
Krieet!
Keano berpura-pura tidur, ia lebih senang berpura-pura dan bersandiwara di depan papa dan ibu sambungnya, ia tidak ingin mendengarkan banyak omelan dan beraneka ragam caci maki dan hinaan terhadap Emilia sang mama.
"Apa aku bilang, Mas! Keano sudah tidur! Kamu saja yang selalu mengkhawatirkannya," balas Hana.
"Aku rasa dia sedikit hangat tadi selepas makan malam," balas Farel.
"Kamu saja, sih. Terlalu lama menguncinya di kamar mandi," balas Hana.
"Aku tidak suka jika ia selalu merindukan Emilia dan ingin bersama dengan wanita murahan itu!" balas Farel.
"Dari mana kamu tahu jika Emilia wanita murahan?" tanya Hana menatap suaminya. Ia merasa sejak menikah dengan Farel ia hanya memiliki raganya saja tidak dengan hati dan cinta Farel.
"Aku hanya menebak, saja!" balas Farel sekenanya dan meninggalkan Hana, "jika aku jujur aku sangat yakin jika Hana akan marah. Aku tidak akan bodoh, tidak meninggalkan mata-mata untuk mengawasi Emilia. Sialan itu, malah dekat dengan Deffri," batin Farel geram.
Ia menyelipkan kedua tangannya di kedua belah saku celana pantalon, ia menuruni tangga. Seketika kantuknya hilang, bayangan Deffri dan Emilia benar-benar mengusik jiwanya. Ia tidak menyangka jika Deffri benar-benar mampu mengalihkan rasa cinta Emilia yang besar kepadanya.
"Aku akan menghancurkan Deffri, lihat saja. Um, aku harus menyelidiki siapa sebenarnya Deffri," batin Farel. Ia duduk di serambi belakang menatap kolam renang dan rembulan.
Hujan deras mengguyur Kota Lamno, "Emilia pasti tidak menyangka jika aku membawa Keano kemari," batinnya.
Farel memandang hujan deras, bayangan masa lalunya kala bersama Emilia terlintas ….
***
11 tahun yang lalu ….
"Mas, hujannya deras! Bagaimana kita akan pulang?" ujar Emilia dengan manja. Ia tidak menyangka bisa memperistri gadis mungil di sisinya dengan segala perjuangan yang mengerikan untuk mendapatkan restu dari kedua orang tua Farel yang tak pernah merestui pernikahan mereka berdua.
Namun, cinta berbicara m…
I Can Live Without You
Kala cinta dan perselingkuhan berbicara
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments