Kedua pria tersebut langsung meninggalkan kamar dan melaporkan kepada Farel dan Maya, "Nyonya, kami sudah melakukannya!" ucap seorang pria berpakaian pelayan berdiri di sisi Maya dengan membawa nampan berisi minuman.
"Bagus! rencana telah berhasil!" ujar Maya senang, "apakah ada yang curiga?" tanya Maya berbisik.
"Tidak, Nyonya! Semuanya aman terkendali, yang penting bayarannya harus dobel," ucap pelayan tersebut.
"Tidak, masalah! Besok aku akan mentransfer uang kalian!" balas Maya senang.
"Jangan lupa berikan semua minuman dan makanan kepada semua orang! Aku ingin semua tamu merasa dihargai dan seperti keluarga, ya?" ujar Maya seketika karena melihat Rahman berjalan menuju ke arahnya.
"Ada apa?" tanya Rahman curiga, ia merasa sesuatu telah direncanakan oleh Maya.
"Tidak apa-apa, Mas!" balas Maya tersenyum, "ayo, kita kembali ke pesta! Aku hanya ingin melihat persediaan yang aku pesan cukup atau tidak! Aku tidak ingin keluarga kita malu, apalagi, yang ulang tahun adalah Bapak Terhormat Rahman Hidayat!" ucap Maya menggamit lengan Rahman membawanya menjauhi kantin kecil di balik Ballroom.
"Sayang, aku akan mencari Delia sejenak, ke mana anak ini?" pamit Maya, mengedarkan pandangan mencari putrinya yang sedang tertawa dengan beberapa kolega penting dan kaya raya di ruangan tersebut, Maya meninggalkan Rahman mengecup sekilas kening suaminya.
Rahman hanya memandang Maya dan tersenyum kembali menikmati pestanya, berbicara dengan teman-temannya.
Maya secepatnya berjalan ke arah Delia, "Kamu pergilah ke kamar 69, Deffri sudah berada di sana!" ucap Maya tersenyum.
"Baik, Ma!" balas Delia tersenyum.
"Jangan ada kesalahan sedikit pun!" pesan Maya. Delia menatap sekilas ke arah Farel dan berjalan ke luar menuju ke kamar 69.
Maya melihat Emilia memasuki ruangan dan kembali duduk di meja, "Ah, Emilia! Apakah kamu ingin makan? Aku rasa sebaiknya kamu makanlah yang kenyang! Aku sangat yakin, kamu tidak pernah memakan makanan seperti ini," ujar Maya mengambil sumpit dan udang membe…
I Can Live Without You
Terjebak dipermainan sendiri
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 76 Episodes
Comments
Yen Lamour
Ribut, ribut, terjebak 🥰
Semangat terus ya kak 💪
Silence selalu hadir bersama cinta dan dendam 🥰
2022-05-17
0
Elisabeth Ratna Susanti
triple like 👍👍👍
2022-04-01
0
Win
up up up
semangat 💪💪💪💪
2022-03-29
0