Sesampainya di Rumah Sakit, Arya dengan sigap ikut membantu menurunkan tandu dan mendorongnya agar cepat sampai di IGD untuk menangani Sari.
”Silahkan anda tunggu diluar dulu, kami akan menanganinya.” ucap dokter.
Arya yang panik hanya bisa berdiri mondar mandir sambil menutup kedua tangannya.
Ya Tuhan, semoga dia gak kenapa napa. Tolong bertahanlah Sari, batin Arya.
Setelah penanganan darurat dari dokter, untunglah Sari keluar dari masa kritis dan bisa segera dipindahkan ke ruang inap.
” Gimana keadaannya dok,” tanya Arya dengan panik.
”Syukurlah dia sudah keluar dari masa kritis sekarang dia harus istirahat. Silahkan anda ke ruang administrasi untuk memberikan data diri pasien dan wali agar kami bisa secepatnya memindahkan ke ruang rawat inap.” jelas dokter tersebut.
”Baik dok, sebentar saya akan menghubungi keluarganya. Tadi saya panik sampai lupa menghubungi keluarganya.”
Dokter itu pergi untuk mengurus pasien yang lain dan Arya mencoba mencari nomor HP keluarga Sari yang ada di HP Sari.
tuuuuttt tuuuuttt
Suara panggilan telpon yang berarti tersambung itu terdengar cukup lama, hingga akhirnya suara wanita terdengar di ujung telepon.
”Halo ade, kenapa belum pulang malahan nelpon mamah. Ada apa? ”
”Maaf, ini dengan ibunya Sari?”
”Anda siapa ya, kenapa HP anak saya ada pada anda. Apa yang anda lakukan pada anak saya.!!” teriak mamah Rita dengan nada marah.
”Saya Arya, temannya Sari. Sekarang Sari ada di IGD Rumah Sakit Sumber Waras.”
”Di rumah sakit? memang apa yang terjadi?”
”Kata dokter dia alergi, untungnya sekarng sudah melewati masa kritis.”
”Apa? saya akan segera kesana, tolong jaga Sari dulu.” jawab mamah Rita dengan suara bergetar karena menahan tangisnya.
Telepon di tutup dan mamah berteriak memanggil suami dan anak sulungnya sambil menangis.
”Papah. . . Kakak”
Mamah terus mengulang teriakannya hingga semua penghuni rumah datang ke ruang tengah dimana mamah berada dan terduduk lemas.
”Mamah ada apa? kenapa teriak dan menangis gini.” tanya papah.
”Iya mamah…
Pembalasan Cinta Sari
Syukurlah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 131 Episodes
Comments