Sandi keluar dari kediaman Zayn kemudian menelpon Doni. Doni mengangkat telponnya sambil berbaring memeluk Nita yang bersandar di dadanya.
”Dimana kamu?” tanya Sandi.
[Ada apa pa?]
”Kumpulkan semua anak buahmu dan kita ketemu di rumah sekarang.”
[Tapi aku lagi tidak bersama mereka.]
”Papa bilang sekarang artinya segera kumpulkan mereka, ini sangat penting.]
[Baik pa]
Setelah telepon di matikan, Doni langsung menghubungi anak buahnya agar berkumpul sekarang juga dirumah orangtuanya, setelah menelpon Doni bergegas memakai pakaiannya. Nita yang melihat Doni buru buru jadi bertanya tanya.
”Ada apa sayang, kenapa buru buru begitu.”
”Aku juga belum tahu, tapi ini sepertinya sangat penting. Papaku gak pernah begini sebelumnya.”
”Hmm, padahal aku masih kangen.”
”Aku pergi dulu ya? kalau urusanku selesai, aku akan langsung kemari.”
”Baiklah, tapi jangan lupa permintaanku.”
”Iya setelah menyelesaikan urusan ini, aku akan menyuruh anak buahku mencari tahu yang kamu inginkan. Aku pergi dulu ya.” pamit Doni sambil mencium bibir Nita.
Doni pergi sedangkan Nita masih berbaring di ranjang dengan perasaan yang tidak karuan.
Ada apa ya? sudahlah aku mau istirahat dulu aja. Pikiranku benar benar kusut.
...----------------...
Doni datang ke rumah dengan membawa anak buahnya dan Sandi sudah menunggunya di ruang tamu.
”Ada apa pa? aku udah bawa mereka.” ucap Doni.
”Ini tugas penting dari atas. Kalian tidak boleh gagal.”
”Atas apa maksud papa?”
”Pokoknya dia orang berkuasa, kamu tidak perlu tahu dia siapa. Kalian harus menyelundupkan kayu kita.”
”Dengar, kalian cegat dan tukar truk yang mengangkut kayu milik CH Construction kemudian kalian tukar dengan kayu selundupan ilegal kita. Setelah itu musnahkan kayu produksi CH group itu.” tambah Sandi.
”Kalau begitu kita akan rugi pa.”
”Tidak masalah asalkan tugas ini beres. Ingat cegat mereka di wilayah buta. Jangan sampai ketahuan, mengert?”
Wilayah buta adalah wilayah yang tidak terpasang CCTV.
”Baik.”
Doni memang merasa akan rugi, tapi dia pi…
Pembalasan Cinta Sari
Hadiah kecil
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 131 Episodes
Comments