Bi Inah pergi ke area pembuangan sampah yang ada di belakang rumah sambil membawa sampah kertas yang sudah basah oleh air susu.
Ternyata di pembuangan sampah ada seseorang yang berpakaian serba hitam dan juga memakai topi hitam dan memakai masker yang sudah menunggu kedatangan Bi Inah.
”Kau tidak pernah lupa memberikan air ini secara bertahap selama ini kan?” ucap orang misterius itu sambil memberikan botol kecil.
”Saya tidak pernah lupa memberikan setetes air ini sesuai instruksimu.” jawab Bi Inah sambil menerima botol yang diberikan seseorang itu.”
”Bagus, dengan begini sesuai rencana di saat pesta pertunangan Teguh berikan dosis yang lebih tinggi. Hanya acara itu yang bisa menutupi jejak kita, kita akan membuat pihak catering yang bertanggungjawab atas ini. Ingat, kau harus hati hati seperti yang selama ini kau lakukan.”
”Kau tenang saja, aku akan balas kematian putraku bagaimanapun caranya.”
Pria itu langsung pergi sedangkan Bi Inah menyimpan botol kecil itu di saku bajunya.
Pak Joko security di kediaman Jayadiningrat memergoki Bi Inah yang sedang di tempat pembuangan sampah saat dia sedang berkeliling rumah.
Dia menyentuh bahu Bi Inah karena penasaran dan Bi Inah langsung tersentak kaget saat ada yang menyentuh bahunya, Bi Inah perlahan menengok dan ternyata yang menyentuhnya adalah Joko.
”Dasar ngagetin aja kamu ya.” omel Bi Inah.
”Bi inah ngapain malam malam disini?” tanya Joko penasaran.
”Saya lagi buang sampah lah, emang ngapain lagi malam malam disini.” jawab Bi Inah sedikit gagap.
”Kok buang sampah malam malam begini?”
”Ya tadi saya bawa minuman ke kamar non Sari, eh minumannya tumpah mengenai kertas kertas ini. Ya saya langsung bersihkan dan buang kesini.”
”Kan bisa besok pagi bi.”
”Ini kan susu dan rasanya manis, kalau tunggu besok buangnya nanti banyak semut. Udahlah nanya mulu kamu, sana keliling lagi. Kerja yang bener.”
Bi inah langsung pergi saja meninggalkan Joko yang masih sedikit aneh melihat tingkah Bi Inah, namun karena alasan yang dibuat Bi In…
Pembalasan Cinta Sari
Bukti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 131 Episodes
Comments
Agus Salim
Bi inah gawat,jangan sampai sari kecolongan kasian masak nanti kluarganya mati
2022-09-29
1
Susi Soamole
lanjut
2022-09-29
1
Pandagabut🐼
makin keren👍👍👍
2022-09-29
1