Karena begitu asyik berbincang dengan Ibu, tidak terasa Om Candra pun telah selesai menyantap habis makanannya.
"Ini suapan terakhir," ucap Ibu sambil mengayunkan sendok berisi makanan kepada om Candra.
"Hmmm..." Om Candra mengangguk pelan.
"Katanya tadi gak selera makan?" sindir Ibu padanya.
"Iya, May. Karena ada kamu, tiba-tiba selera makanku meningkat," jawab Om Candra tidak mau kalah dengan candaan Ibu.
"Kamu memang selalu bisa membuat hatiku berbunga-bunga, Mas."
Om Candra tersenyum mendengar ucapan Ibu.
"Karena kamu layak diperlakukan seperti itu, May."
Kini keduanya saling menatap penuh cinta.
"Ehemm... Ehemm..."
Tanpa Ibu dan Om Candra sadari, ternyata ada seseorang yang telah masuk keruangan itu.
Seketika Ibu dan Om Candra bersamaan menoleh ke arah sumber suara.
Melihat laki-laki berdiri tegap lengkap dengan pakaian kerjanya, Ibu pun langsung berdiri dan menyapa.
"Silakan, Pak." Ibu bersikap sopan pada seseorang yang datang membesuk om Candra.
"Pak Wili..." sapa Om Candra ketika melihat laki-laki yang kini menghampirinya.
Pak Wili adalah salah satu rekan kerja Om Candra, yang memiliki jabatan satu tingkat lebih tinggi dari di atasnya.
"Bagaimana keadaan kamu, Can?" ucap pak Wili sambil menyalami om Candra dan Ibu.
"Udah mendingan, Pak."
"Terim kasih Pak, sudah jauh-jauh datang kesini jenguk saya," ucap om Candra sopan pada Atasannya.
"Gak apa-apa, Can."
"Aku khawatir sekali dengan keadaan kamu. Makanya aku cepat-cepat datang kesini," jelasnya pada om Candra.
"Syukurlah kalau lukamu tidak terlalu parah."
"Aku kaget sekali sewaktu mereka lapor, katanya kamu masuk jurang," ucapnya penuh kekhawatiran.
"Iya, Pak. Aku saja gak nyangka masih bisa bernafas sampai sekarang."
"Iya, Can. Karena kamu orang baik, makanya Tuhan sayang sama kamu," ucapnya dengan wajah serius.
"Aduh Bapak... bikin Aku jadi terharu." Om Candra mencoba meledek ucapan serius dari pak Wili.
Mereka berdua memang sangat akrab, walaupun pak Wili adalah Atasannya.
Obrolan serius pun bisa jadi bah…
Selingkuhan Ayahku Ternyata Adik Kandung Ibu Ku
28. Rejeki untuk Ku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 39 Episodes
Comments