Aku sampai di rumah jam 10.05 wib, mataku masih sembab saat menangis tadi, aku masuk ke dalam rumah dengan lesu.
"Assalamualaikum! sahut ku dari luar pintu
Tidak ada yang menjawab salam ku, aku membuka pintu rumah ternyata terkunci, mereka pada kemana?
"Mama! panggil ku
Tapi sangat di sayangkan satu pun tidak ada orang di rumah.
Aku meletakkan kardus yang berisi barang-barang ku di teras rumah, aku juga duduk di kursi teras, entah apa yang akan aku katakan ke mama juga papa kalau aku di pecat dari kerjaan ku!
Sudut mataku berair kembali teringat kembali bayangan tadi dimana semua orang menertawai ku dan mengejek ku sebagai wanita munafik.
Tak pernah ku bayangkan akan terjadi seperti ini, aku di hina oleh teman-teman kantor ku, rasanya aku ingin pergi menghilang dari bumi ini.
Aku tidak sanggup dengan cacian mereka tadi.
"Hiks...hiks...hiks...aku tidak salah kenapa aku yang di salahkan?
"Hiks...hiks...hiks...kenapa mereka tega memfitnah ku?
"Mama papa aku tidak salah!
Hati aku sangat sakit saat pak adzriel tidak mempercayai ku, entah kenapa hati aku sakit saat dia diam seperti itu, aku ingin dia percaya dengan ku.
"Pak adzriel saya akan buktikan jika saya tidak bersalah!
Melihat dia cuek sama aku tadi membuat hati aku sakit, kenapa juga aku harus memikirkan dia sedangkan dia tidak percaya lagi padaku.
"Lah kok kamu sudah pulang saja? tanya mama
Kulihat mama yang lagi menjinjing kantong belanjaan dan satu kilo telur yang juga di jinjing, aku bantu membawakan barang belanjaan mama.
Aku tidak menjawab pertanyaan mama tadi, nanti saja di dalam ku ceritakan dengan mama.
"Dan ini apa Chika? tanya mama melihat barang-barang ku yang ku letakkan di teras rumah
"Mama pasti capek! ujar ku
"Mama nanya lho? ujar mama
"Nanti Chika beritahu mama! ujar ku
Kini kami masuk ke dalam rumah, ku letakkan barang belanjaan mama ke dapur, lalu aku ambil barangku tadi.
"Chika, sini dulu sayang! ujar mama
Mama menepuk-nepuk sofa agar aku duduk di sebelah mama, kini aku duduk di sebelah mama.
M…
Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 16 Kok Mama Marah Sama Aku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments