Sore ini aku sengaja pergi jalan-jalan untuk melepas penat, dari pagi hingga siang aku hanya mengurung diri dalam kamar, karena tidak tau harus melakukan apa-apa.
Pekerjaan yang selama ini yang ku nanti-nanti, telah lenyap begitu saja, di pecat dari perusahaan yang aku impikan, padahal pekerjaan itu dan di perusahaan itu lah yang aku ingin kan selama ini.
"Mau kemana sore-sore gini? tanya mama
"Cari angin ma! ujar ku lesu
"Nanti masuk angin lho! ujar mama
Aku tersenyum kecil saja, lalu menyalami punggung tangan mama.
"Jangan malam-malam pulang nya! ujar mama
Aku mengangguk kecil sebagai jawaban nya, kini ku ambil motor lalu ku mulai melajukan motor ku itu.
Cari angin sambil cari pekerjaan yang cocok untuk ku, tak mungkin kan jika aku menganggur aku tidak ingin menjadi beban di keluarga ku.
Biasanya kalau bingung gini aku pengen curhat ke azura, karena azura lah yang bisa memahami ku.
Ku belokan arah motor ku ke arah rumah azura, aku pengen bercerita banyak dengan sahabat ku itu.
Sampai di pagar rumah azura aku di sambut oleh satpam yang sudah kenal dengan ku.
"Wah... pasti neng cakep cari non azura! ujar satpam itu.
Aku tersenyum lalu mengangguk, satpam rumah azura ini sering memanggil ku dengan sebutan "neng cakep", biasa lah aku emang cakep, hehe...!
"Azura nya ada pak? tanya ku
"Ada, neng silahkan masuk saja! ujar satpam itu
Kini aku menekan bel rumah azura, maklum saja rumah nya ini sangat besar dan mewah, tidak sebanding dengan rumah ku.
Ting tong
Tidak lama seseorang membuka pintu, ternyata yang membuka pintu itu adalah azura sendiri.
"Aaaa... kapan terakhir kali kita ketemu? teriak nya langsung memeluk ku
"Hmm... sangat lama! ujar ku
Aku di bawa masuk oleh azura ke rumah nya ini, dia membawa ku langsung ke kamar nya.
"Kenapa lo yang buka pintu, biasanya bibi yang buka pintu? tanya ku
"Ck... emang kalau gue yang buka pintu nggak boleh apa?, tadi gue lihat lo dari balkon, makanya gue yang buka pintu! ujar nya
Aku mengangguk-angkuk saja, hari ini aku tidak ceria…
Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 19. Sekilas Ku Lihat Gedung Pencakar Langit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments