Aku tidak sengaja melihat pria yang sangat rapi yang berdiri di pinggir jalan, seperti kenal tapi siapa?
"Kayaknya orang itu tidak asing, tapi siapa?
Semakin dekat motor ku dengan laki-laki yang berdiri di pinggir jalan itu, sambil menenteng kotak bekal.
Kini aku melewati laki-laki tak asing bagiku itu, dengan penasaran nya ku lihat sekilas ke belakang.
Aku tidak salah lihat kan, itu benaran dia?
Tapi kenapa dia berdiri di pinggir jalan gitu, seperti menunggu angkot saja!
Aku lihat lagi di spion motorku, apa itu benar-benar dia yang ku lihat, ternyata benar itu dia!
"Pak adzriel ngapain di pinggir jalan ya?
Aku memberhentikan motorku agak jauh dari nya, lalu ku belokkan lagi motor ku ke tempat nya.
Aku berhenti tepat di depan nya, ia melihat ku dengan ekspresi wajah dingin nan jutek itu.
"Pak adzriel ngapain? tanya ku
"Bukan urusan kamu! ujar nya
"Emang bukan urusan saya, tapi saya pengen tau, bapak butuh bantuan saya? ujar ku
Dia tidak bergeming sama sekali, arah mata nya memperhatikan angkot yang baru saja lewat, lalu ia mengepalkan tangannya.
"Bapak nungguin angkot ya? tanya ku sedikit meledek nya
"Saya bilang bukan urusan kamu! ujar nya ngegas
Aku menahan tawa melihat wajah marah nya itu, jadi ia pengen naik angkot tapi aku ada di sini, jadi ia sangat gengsi naik angkot di hadapan ku.
"Naik angkot ya naik aja pak, ngapain juga gengsi! ujar ku
Dia mengertakan gigi nya lalu mengepal tangan nya kuat-kuat, tawaku langsung menyembur begitu saja.
"Ha-ha-ha... gengsi jangan di perturut pak, nanti bisa mati ke gengsian! ujar ku
Dia mendelik ke arah ku aku berhenti tertawa, tapi tawa ku masih bisa terdengar.
"Udah, bapak bareng saya aja! tawar ku
"Nggak! ujar nya
"Tadi itu angkot terakhir lho pak, jadi mau sampai malam pun bapak nungguin angkot, nggak bakalan lewat lagi! ujar ku
Aku tersenyum kecil, itu bukan angkot terakhir yang aku maksud, masih banyak lagi angkot yang akan lewat, tapi aku ingin mengajak pak adzriel bicara berdua.
Kalau langsung bicara ke intinya bisa-…
Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 20. Saling Diam
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments