Aku masih di dapur sambil mengaduk-aduk adonan kue mama. Sedangkan mama lagi melayani pembeli di luar.
"Buat kue tidak segampang yang kakak kira kan! ujar Hanum sudah berdiri di belakang ku.
Sejak kapan dia di belakang ku?
"Lah emang, kata siapa gampang! ujar ku
"Kakak terlalu asik dengan kerjaan kakak, kasihan mama tau, mama tidak ada yang bantu! ujar Hanum
"Kamu kan ada, kakak kerja kan untuk nambah modal untuk usaha mama ini! ujar ku
"Aku kadang pulang sekolah langsung pulang kak, kalau mampir ke sini mama tidak izinkan aku untuk bantu!
"Kata mama, aku di suruh istirahat! ujar nya
Hanum adikku masih duduk di bangku SMA, sekarang dia masih kelas 3 SMA, sebentar lagi dia akan tamat, dan melanjutkan untuk kuliah.
Aku sebagai kakak nya, harus bisa bantu-bantu sedikit bayar uang sekolah nya, apa lagi besok ini dia akan kuliah, kuliah itu membutuhkan biaya yang sangat banyak.
Mama sama papa belum tentu mempunyai uang sebanyak itu, jadi dari dulu aku bertekad untuk membantu perekonomian keluarga ku.
Kalau kak Anissa yang bantu-bantu perekonomian keluarga, mana mungkin, dia sekarang sudah nikah dan sudah memiliki satu anak.
"Sini aku mau bantu juga! ujar nya
Aku memberikan adonan kue yang sudah aku aduk-aduk tadi.
"Kamu aja tidak bisa buat kue! ujar ku
"Bisa nya cuma habisin duit orang tua aja! ujar ku
"Siapa yang habisin duit orang tua? ujar mama baru datang.
"Eeh mama!" ucap kami kompak
"Ntah, kakak tuh ma! ujar Hanum
"Mama sama papa cari uang emang untuk kalian, jadi jangan bilang seperti tadi lagi! ujar mama
"Denger tuh kak!
"Nggak bos besar itu aja di bayangin! ledek hanum
Aku mengangkat tangan ku ingin menjitak kepala nya itu, tapi tangan nya begitu sigap menangkis tangan ku.
"Anak silat di lawan!" membanggakan diri nya
"Udah jangan berantem, niat bantuin mama nggak sih! ujar mama
"Niat ma!" ujar kami kompak
Kami bertiga sudah selesai mengaduk adonan kue itu, hari ini mama mendapatkan pesanan kue untuk hajatan, jadi nya mama banyak membuat kue untuk hari ini.
"Siap…
Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 38. Ngumpul Bareng Teman
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments