Masa aku cuma tanya soal masalah yang dia hadapi, dia marah sama aku!, tidak masuk akal bagi ku kalau dia marah.
Entah, entah dia itu tidak menganggap aku ada lagi di sisi nya, untuk apa gunanya aku jika dia masih menutupi masalah nya itu.
Coba kalian bayangkan masa cuma tanya itu saja dia langsung marah!.
Sebenarnya aku ini kekasih dia atau bukan sih?, jadi pertanyaan bagi ku kan!
"Dikit-dikit ngambek, dikit-dikit marah!"
"Coba dia ngomong sama aku sejujurnya, apa salah nya sih, toh aku nggak akan marah atau lain sebagainya!"
Kini aku melanjutkan pekerjaan ku, kalau aku terpaku terus dengan ini, yang ada pekerjaan ku tidak akan selesai, lebih baik urusan Chika aku undur dulu.
Dia sendiri yang minta di diamkan kan, jadi aku harus beri waktu untuk sendiri-sendiri dulu.
Tok tok tok
Pintu ruangan di ketuk oleh seseorang, filing ku kalau itu Alex kalau tidak Alex palingan karyawan lain.
"Masuk!"
Cklekk
Ternyata yang mengetuk pintu ruangan ku itu adalah chika, dia membawa beberapa berkas, dia cemberut saja saat masuk ke dalam ruangan ku, aku juga bersikap cuek.
"Kalau mau minta tanda tangan, letak saja dia atas meja!" ujar ku
Lalu dia menghempas kuat berkas itu ke atas meja ku, aku meliriknya dengan tatapan tajam.
"Saya tunggu, berkas ini harus di kirim secepatnya!" ujar nya dengan nada datar
Aku tidak menggubris ucapan nya itu, lalu aku ambil berkas itu, dan ku bubuhi lah kertas putih itu dengan coretan indah dengan tinta pena. Tidak begitu lama aku sudah selesai menandatangani berkas itu.
Aku isyarat kan ke dia dengan dagu ku, untuk mengambil berkas itu.
Dia langsung mengambil nya dan membawanya pergi, dia pun tidak bersuara.
Lalu ia menutup pintu secara kasar, segitu kah dia marah?.
"Huff... Kekasih tak dianggap ya seperti ini!"
...
Selesai dari ruangan dia, aku langsung mengantar berkas ini ke pemilik nya, kenapa juga dia marah dengan ku?.
Seharusnya aku yang marah dengan nya!.
"Kekasih apan itu, kalau tidak saling mengerti!"
"Bos besar tengil!" umpat ku
Aku pergi ke…
Nasib Pacaran Sama Bos Besar
part 41. Punya Kekasih Tapi Tak Dianggap
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 53 Episodes
Comments