MINGGU ini Ayu sudah membuat janji temu dengan Arshaka, sebenarnya ia enggan menemui pria itu lagi namun Arshaka terus mendesaknya, mengirim banyak pesan singkat untuk meminta Ayu meluangkan sedikit saja waktunya karena Arshaka harus menjelaskan sesuatu.
Ayu mengambil kardigan warna biru gelapnya, menyisir rapi rambut dan menyemprotkan parfum beberapa kali.
Ia tersenyum puas dan bersiap untuk pergi.
Pukul 19:00 Ayu sudah sampai di taman tempat mereka janjian untuk bertemu. Sesekali ia memeriksa jam tangannya memastikan jika jarum jam tetap berjalan, namun Arshaka belum juga menunjukkan kehadirannya.
Tentu saja Ayu sudah mengirimnya pesan, mengatakan bahwa ia sudah berada di lokasi ketemuan, namun tak ada kabar apapun darinya.
Kini jam sudah menunjukkan pukul 21:00, Ayu sudah terlalu lelah untuk menunggu disana. Ia berniat untuk pergi, tidak ada ekspetasi apapun, bahkan dari awal ia sudah pasrah.
"Ayu..." panggil seseorang seketika dengan napas tersengkal, ia menunduk untuk mengatur napasnya. Lalu tersenyum diantara keringatnya yang bercucuran.
"Kamu kenapa?" Tanya Ayu khawatir, ia menghampiri Arshaka.
Arshaka berusaha berdiri, ia tampak sangat kelelahan, "Maaf menunggu lama..."
"Kamu lari kesini?" Tanya Ayu lagi semakin khawatir, ia buru-buru mengeluarkan beberapa lembar tissu dari dalam tasnya dan membantu Arshaka untuk mengelap keringatnya.
Arshaka kemudian menggenggam tangan Ayu dengan lembut, "makasih sudah mau menunggu..."
"Kenapa kamu lari kesini? Padahal kalau lagi sibuk kamu bisa kabarin dulu."
Arshaka menggeleng, "aku nggak sibuk, mobilku tiba-tiba macet jadi aku harus cari bengkel dulu dan lari buat kesini lalu HP-ku masih di dalam mobil. Aku lupa meninggalkannya." Memang benar bagian mobil Arshaka macet dan ia lari untuk menemui Ayu. Namun tidak benar jika dia bilang dirinya tidak sibuk.
Ini adalah waktu tersibuknya sejauh ini, namun Arshaka berusaha menyempatkan waktunya yang hanya sedikit dan sempit itu untuk bisa bertemu dengan Ayu sebentar saja.
"Maaf…
Wedding Disaster
Janji Temu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments