SUDAH 3 hari berlalu sejak insiden makan malam bersama. Berita tentang skandal Arshaka yang berselingkuh dari tunangannya jelas sudah diklarifikasi dari pihak perusahaan, mereka berkata bahwa itu hanya kesalah pahaman dan Arshaka tidak mengenal perempuan itu. Kira-kira, seperti itu artikel tersebut dimuat.
Arshaka sendiri tidak bisa melakukan apapun selama kekuasaan masih berada di tangan orang tuanya.
Mereka hanya bisa memojokkan pihak wanita yang salah tanpa menanyai pendapat dari Arshaka sendiri.
"Apa Anda baik-baik saja, Pak?" Tanya Henry selalu ingin memastikan keadaan Arshaka karena kejadian beberapa hari ini yang membuat perasaannya menjadi lebih cemas, belum lagi perkara dirinya dan Rudi.
Sejak kejadian rumor skandal itu tersebar dan Rudi yang menonjok putranya sendiri bahkan ia berani menghantamkan kepala Arshaka ke pintu kayu, mulai dari situ Arshaka sudah mendapat perlakuan yang buruk dari Rudi.
Hampir setiap hari ia harus berhadapan dengan Rudi yang kasar terhadapnya, setiap ia melakukan sedikit saja kesalahan.
Mungkin memang sedari dulu Papa-nya berlaku seperti ini, menuntut agar Arshaka selalu sempurna di hadapannya. Hanya saat Arshaka masih sakit Rudi masih bisa menahan amarahnya, namun kini Arshaka sudah tau bagaimana sifat asli Papa-nya.
"Bisa ambilkan obat di laci sana?" Pinta Arshaka memegangi kepalanya yang tiba-tiba sangat nyeri itu, "aku sedikit pusing akhir-akhir ini..."
"Baik, Pak!" Henry kemudian segera mengambil obat dari dokter itu.
"Apa lukaku terlihat jelas?" Tanya Arshaka menyibakkan rambutnya yang sebelumnya menutupi dahi, menunjukkan sebuah bekas luka akibat benturan dari pukulan tongkat baseball dari Papa-nya semalam.
"Astaga!" Bahkan Henry saja kaget melihat luka tersebut, "apa saya harus mengantar Anda ke rumah sakit saja?" ia nampak sangat khawatir.
Arshaka menggeleng, "tidak, makasih. Aku lebih baik mati jika hidup seperti ini. Menjadi budak dari orang tuaku sendiri..." Arshaka mengulurkan tangannya meminta obat itu dari tangan H…
Wedding Disaster
Masa Lalu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments