Hingga suatu hari, Ana sedang butuh uang untuk membeli baju dan sendal Fani, karena sudah kekecilan. Ia pun segera menghubungi nomor ponsel, Hendy.
Kring kring kring kring
Satu panggilan telepon masuk ke dalam nomor ponsel Hendy. Lantas ia pun mengangkatnya.
📱" Hallo, ada apa Bun?"
📱" Ayah, bisa transfer uang nggak? Minggu kemarin kan nggak transfer. Untuk membeli baju dan sendal Fani. Karena sudah tidak muat, kasihan."
📱" Bun, inikan baru hari Jumat. Masa iya kamu minta uang? pakailah uangmu dulu, besok aku tambah dech transferannya."
📱" Hem, ya sudah."
Dengan penuh rasa kecewa, Ana mematikan panggilan teleponnya pada Hendy. Ia begitu kesal karena selalu dan selalu suaminya seperti itu. Entah harus seperti apa lagi supaya bisa merubah sifat buruk suaminya itu.
"Sampai kapan aku harus menahan lara ini? suamiku selalu saja seperti ini? semoga aku di beri hati yang panjang sabar dan tulus ikhlas dalam menerima takdirku ini," batin Ana seraya menghela napas panjang.
Saat itu juga Ana mengajak Ika, adik iparnya untuk menemaninya membeli baju dan sendal untuk Fani. Di dalam hati Ana selalu bertanya sendiri, apakah memang seorang wanita di takdir untuk selalu mengalah dan untuk selalu di perlakukan semau para pria.
Saat itu juga Ana dan Ika ke sebuah pusat perbelanjaan khusus busana. Bahkan Fani nggak mau di pilihkan, ia memilih sendiri macam baju dan sendalnya.
Tiga puluh menit berbelanja, setelah itu Ana tak lupa memberikan sedikit oleh-oleh dan mengisi bensin motor milik Ika. Walaupun Ika menolaknya, tetapi Ana tetap berkeras hati untuk mengisi bahan bakar motor milik Ika.
Setelah sampai di rumah, Ana iseng membuka ponselnya. Dan ada chat pesan dari Hendy.
[Bun, sudah membeli baju dan sendal buat Fani atau belum?]
Ana langsung membalasnya.
[Sudah.]
Hendy kembali mengirimkan chat pesan lagi untuk menanyakan total harga. Akan tetapi pada saat Ana memberi tahu tentang harganya, justru ia menceramahi Ana.
Menasehati Ana, supaya lain kali membeli apa pun milh yang harga st…
Aku Tulang Rusuk Bukan Tulang Punggung, Mas
Selalu Kecewa
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 26 Episodes
Comments