Leonore sama sekali tidak menaruh curiga keluar dari rumah karena keberadaan Rachel membuat kepalanya sakit.
"Lihat saja nanti Leonore, kau akan mendapatkan hadiah di tengah jalan," tawanya lalu kembali ke kamar untuk menunggu berita baik.
Diam-diam ternyata pelayan mendengar ucapan Rachel sempat terkejut namun juga terlambat karena Leonore sudah tidak terlihat.
"Semoga Nona baik-baik saja," batinnya.
Pelayan tidak tahu harus berbuat apa karena keadaannya dilema dia hanya bisa berdoa.
Leonore terus menyusuri jalan yang sepi karena rumah William begitu jauh dengan kota.
"Hai Nona, mau ke mana?" tanya seseorang.
"Saya mau ke kota Tuan," balasnya lalu kembali jalan.
"Tunggu! Saya tidak pernah melihatmu di sini sebelumnya?" tanya ya.
"Saya orang baru Tuan," jawabnya.
"Bagaimana kalau aku mengantar mu ke kota karena dari sini cukup jauh jika jalan kaki," ujar ya.
Leonore menimbang apa yang dikatakan pria itu apalagi saat ini kondisinya sedang mengandung.
"Apa tidak merepotkan anda Tuan?" tanya Leonore halus.
"Tidak! Kebetulan aku juga mau ke kota hendak menjemput kedua orang tuaku." Leonore akhirnya mengangguk lalu masuk ke dalam mobil.
"Terima kasih Tuan," balas Leonore.
"Nanti saja katakan ucapan terima kasih kalau sudah sampai tempat," ucap pria itu.
"Apa maksud pria ini?" gumam Leonore.
Tidak ada obrolan lagi mereka berdua larut dalam pikiran sampai Leonore tidak menyadari kalau mereka berdua tidak menuju ke kota.
"Tuan, apa kita tidak salah jalan?" tanya Leonore berusaha tetap tenang.
"Dari sini adalah jalan pintas menuju ke kota, aku tidak menyukai jalan alternatif karena terlalu bising," balas pria itu.
"Tapi kita seperti di dalam hutan Tuan," ucap Leonore mulai panik.
Mobil akhirnya berhenti hingga tatapan pria itu menjadi menakutkan. Leonore merasa ada yang aneh dengan pria di hadapannya ini.
"Kau mengenal Rachel?" tanyanya.
"Maksud anda Rachel kekasih Tuan William?" Pria itu mengangguk.
"Dia menyuruhku untuk membawamu ke sini." Seketika tubuh Leonore bergetar…
Mengejar Surga
Kau Mencintai William
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments