Amora mendapatkan perlakuan yang tidak baik dari Lam bahkan pria itu tidak segan-segan menariknya lalu memaksa untuk melayani dirinya.
''Lam, kumohon jangan lakukan itu kepadaku?" mohon Amora sambil mundur ke belakang.
''Apa? Aku tidak bisa melakukannya sementara pria di luar sana begitu bebas melakukan itu kepadamu bahkan di depan mata kami semuanya,'' bentak Lam.
''Aku tidak melakukan itu Lam, pria itu yang melakukannya,'' balas Amora.
''Diam kau Amora! Aku tidak akan menyentuh yang disentuh oleh pria itu melainkan di sana.'' Lam menunjuk ke bawah dua bola mata Amora terbuka lebar.
Jantungnya berdetak kencang tidak bisa berpikir lebih dalam lagi. Saat ini dirinya terjebak dalam lingkaran Lam.
''Sekali ini aku mohon Lam,'' pinta Amora dan tidak bisa lagi bergerak ke mana-mana karena sudah dikunci Lam.
''Katakan Amora, kau mencintaiku atau tidak?" tanya Lam dingin.
Amora membuang wajahnya ke samping dan Lam udah mendapatkan jawabannya. Perasaan pria itu semakin tidak karuan langsung menarik Amora hingga jatuh ke atas tempat tidur.
''Lam, jangan!" Amora berteriak kencang namun tidak ada apapun yang terjadi dalam dirinya.
''Kau pria yang terlalu berambisi namun tidak tepat di mana tempatnya,'' ujar Indra.
Indra tiba-tiba muncul dari belakang setelah mendapatkan bantuan dari William.
''Ka-kau?!" Lam meringis kesakitan karena tangannya telah dipegang erat Indra.
''Sudah kukatakan jangan menyentuh wanitaku tapi kau tetap ngotot,'' tambah Indra lalu memberikan Lam kepada anak buahnya agar segera diurus.
Kini hanya Amora dan Indra dalam ruangan tersebut tubuhnya bergetar ketakutan melihat aksi pria yang baru saja dikenal ya itu.
''Kau mau menyakitiku?" tanya Amora ketakutan.
''Tidak! Tapi aku akan menikahimu!" Amora terkejut bukan main dari kemarin hingga detik ini Indra selalu mengucapkan kata nikah.
''Aku tidak bisa menjawabnya karena-'' Ibu William masuk tergesa-gesa sambil mendorong tubuh putranya itu agar bisa melihat calon menantu yang dikatakan William.
''Oh jadi wa…
Mengejar Surga
Hukuman William
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments