Leonore menyambut kedatangan William hal pertama yang pertama kali dilakukannya adalah memeluk pria tampan itu.
''Dari mana?" tanyanya halus.
''Sesuatu terjadi di kantor aku tidak bisa meninggalkannya,'' bohong William.
''Aku mengantuk dari tadi tidak bisa tidur temani ya!" pinta Leonore.
''Baik,'' angguk William.
Leonore memeluk William membawanya masuk ke dalam pelukan hangat ya.
Tidak ada lagi obrolan hanya suara dengkuran yang terdengar, William memperhatikan wajah Leonore yang damai dalam tidur ya itu.
''Cantik sekali istriku ini,'' ucap William dalam hati sambil mengusap kepala Leonore.
Namun beberapa rambut telah ikut tersapu oleh tangannya kedua bola mata William terbuka lebar.
Berulang kali dilakukan semakin banyak yang lengket di tangannya. Gerak cepat dia langsung menghubungi dokter memberitahukan hal yang baru saja terjadi.
''Maaf Tuan, itu memang harus terjadi kepada Nona, kami menyarankan lebih baik rambutnya.'' Dokter menerangkan semuanya begitu detil.
''Tidak mungkin?!" pekik William.
Dia langsung memeluk erat Leonore tidak peduli wanita itu sesak. Air matanya tumpah membasahi kepala Leonore tidak peduli ia sudah bangun.
''Kau ternyata sudah mengetahui apa yang kurasakan sekarang William,'' batin Leonore.
''Kenapa? Kenapa harus kau yang menerima ini semua Leonore?" ucapnya tertekan.
''Karena aku tidak mau orang-orang di sekitar ku khawatir.'' William melepaskan pelukannya dia benar-benar terkejut Leonore bangun.
''Kita berobat ya!" pinta William.
''Aku tidak bisa melakukan itu Will, percuma tetap ya aku akan pergi.'' William langsung menutup mulut Leonore.
''Jangan pernah ucapan kata-kata itu kalau masih kau di hadapanku.'' Leonore mengangguk.
''Dari mana kau tahu aku sakit sudah separah ini?" tanya Leonore.
''Itu tidak penting untuk sekarang dibahas, mulai esok kita harus melakukan pengobatan untukmu,'' ucap William.
''Aku tidak yakin dengan pengobatan sekarang Will. Kondisiku sudah kritis, melahirkan baby Ali aku sudah bersyukur masih bisa menyelam…
Mengejar Surga
Kepalaku Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments