Indra tertawa melihat wajah panik perawat Amora terkejut sekarang dia berada dihadapannya.
''Kenapa harus terkejut seperti itu cantik?" tanya Indra dengan meledek.
''Menyebalkan! Dani kau sudah membohongi kakak menemui pria aneh ini,'' gerutu Amora.
''Sayangnya Dani mematuhi perintah ku, ya kan Dani?" tanya Indra sambil memainkan mata.
''Ya Om,'' jawab Dani keceplosan menyebut Indra om.
Seketika Indra menjadi kesal berbeda dengan perawat Amora tertawa kecil mendengar panggilan nama pria tampan di hadapannya ini.
''Ternyata dia sudah tua,'' gumamnya.
''Aku pria masih muda hanya saja tubuhku yang tinggi dan tegap, perlu aku tunjukkan kartu tanda penduduk ku?" kesalnya.
''Tidak perlu menunjukkan itu karena aku juga sudah mengetahuinya,'' balas Amora.
Indra hanya bisa cemberut sementara perawat Amora melupakan tujuannya menemui Indra karena terhibur melihat wajah kekesalan pria itu.
''Kak jangan berlama-lama di sini karena besok mbak Amora mau menikah,'' potong Dani.
Seketika wajah Indra berubah menjadi dingin karena sudah mulai gelap tidak terlihat.
''Oh ia mbak lupa,'' jawabnya langsung siap-siap turun dari bukit tersebut.
''Kau tidak boleh menikah!" cegah Indra.
''Kenapa? Menikah adalah pilihan setiap orang bukan? Kenapa anda melarang saya?" tanyanya heran.
''Karena aku mencintaimu.'' Kedua bola mata Amora terbelalak.
''Jangan bercanda aku tidak mencintaimu mengenal saja tidak,'' jawab Amora gugup.
''Lalu, kenapa kau menyuruhku ke ruangan itu?" Amora tampak berpikir apa maksud pria ini.
''Yang mana?" tanya Amora heran.
''Rumah sakit,'' balas Indra cepat suaranya bahkan dinaikkan karena sudah kesal terhadap Amora.
''Oh itu, aku tidak sengaja melakukannya lagian pria sepertimu mana takut hal itu.'' Indra bergidik ngeri mendengar ucapan Amora.
''Kau tidak tahu kalau aku di sana sudah merinding lagian bertanya adalah hal yang biasa tapi kau malah mengerjai ku.'' Amora menggambarkan nafas ya kuat pria ini memang aneh hanya karena itu rela datang ke sini untuk menemuinya.…
Mengejar Surga
Pria Tidak Waras
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 33 Episodes
Comments