Andai malam pertemuan itu tidak mengecewakan bagi dua keluarga yang telah terjalin sejak lama. Hana bukan tipekal gadis pembangkang, namun ia sudah terlihat sulit ketika Kanya sang kakak keras kepala, tak ingin menambah beban pada mama dan papanya. Hana hanya pasrah, ia akan lakukan apa saja asal kedua orangtuanya itu bahagia.
"Kau makanlah itu, aku sudah memotongnya jadi kau tidak akan kesulitan memakannya!"
"Romantis sekali!" Mila, bunda Hana tentu saja langsung merespon sangat manis seperti itu melihat sikap Alfi yang memotong sebuah steak Wagyu Tenderloin. Yang di berikan pada Hana.
Dan bukan hanya itu, Roni di buat terkagum kala putranya bisa bersikap manis. Hana yang hampir loncat kegirangan dengan kelembutan Alfi karena suasana itu membuat hatinya terpesona. Mila dan Kenan juga merasa bahagia melihatnya. Hanya Maria yang diam bahkan tak melirik pada putranya, biasa aja. Dia sibuk memotong daging steaknya sendiri. Sedangkan Hana, dia hanya bisa bengong menatap calon mama mertuanya itu.
'Manusia ini kenapa bisa pintar sekali sih berpura-pura? Coba kalau aku sedang berdua dengannya, dia pasti akan langsung memakiku seperti tadi bukan? Apa maksudnya ini? Jangan bilang dia menyukaiku! Aku tidak menyukainya! Tapi bagaimana dengan wajah Tante Maria yang terlihat selalu bungkam, hanya sepatah kata dua saja merestui perjodohan ini, apa karna tekanan paman Roni?'
Itulah yang dikatakan Hana di hatinya sambil dia meremas alat makan dan wajahnya pun kini memerah menahan semua rasa yang tidak jelas di dalam hatinya.
"Kenapa?" Alfi menatap Hana, "Aku belum makan satu potong pun daging steak itu. Aku baru memotongnya, jadi semua itu masih utuh, kau bisa makan dengan mudah."
"Ehm, aku ga apa, aku hanya sedang tidak makan daging." cetus Hana.
Hana memilih menggelengkan kepalanya dan fokus pada minuman jus tomat.
"Yakin hanya minum jus saja?"
Mila langsung meminta putrinya itu menghargai, potongan steak yang telah di siapkan Alfi.
'Ehm, aku bisa sendiri, Bunda!'
PRAAANG!
"Eeeh,…
Jodoh Yang Tertunda
Bermuka Dua
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments