Syok! saat Hana berada di sebuah awak pesawat. Hingga ia mengambil sesuatu agar dirinya terlepas dari ikatan Alfi. Belum lagi tindakan semena mena pada fisiknya, dan bermain wanita di hadapannya.
'Gila! semoga setelah aku melakukan sesuatu, kau akan menyesal Alfi!' gumam dalam hati.
Hana masih merasa gila, apa yang ia lihat sangat benar benar membuatnya tak masuk akal. Bisa bisanya ia jadi istri, tapi di perlakukan sebelah mata.
'Tidak Hana, kamu harus bertahan. Apa yang kamu lihat, tidak perlu kamu ingat dalam pikiranmu. Semua akan baik baik saja, semua pasti akan segera berakhir. Pria gila itu hanya suami kontrakmu. Dia tidak benar benar suamiku.'
Kali ini Hana berusaha untuk menenangkan dirinya tapi bukannya tenang, Hana malah semakin bergetar tangannya dan berkeringat dingin basah.
Beberapa saat telah berlalu tapi Hana masih tetap merasakan tangan yang basah ketika pesawat lepas landas, dengan detak jantungnya yang tak seimbang, lalu pikiran tentang dirinya bersama Alfi di dalam kamar hotel itu pun terngiang kembali bertubrukan dengan pikiran yang baru dilihatnya ketika Alfi bersama dengan pramugari tadi. Hampir saja itu membuatnya gila.
Jujur saja saat ini Hana berada di awak pesawat vvip yang memiliki keistimewaan kamar mirip hotel. Benar saja, saat Hana mencari Alfi ia telah masuk dan bermain gila dengan pramugari tadi. Sehingga ia kembali dan duduk dengan berusaha merefresh pikirannya tak mengingat. Kini ia hanya berdiri tak jauh dari dinding kamar yang Alfi masuk tadi.
"Sedang apa kau di sini?" suara Alfi tinggi.
"Hhh!" Ucapan yang membuat Hana kaget, lalu menengok pada asal suara yang sudah melangkahkan kakinya menghampiri tempat duduk dihadapan Hana, duduk disana menatap Hana.
"Ah, tidak! Aku sedang melihat pemandangan di luar! Kenapa memangnya?" ujar Hana berusaha untuk mengendalikan dirinya dan tidak terlihat nervous.
'Lihatlah bajunya sudah berantakan, dia sudah tidak lagi memakai dasi dan warna merah lipstik itu juga masih ada di lehernya. Ah, menjiji…
Jodoh Yang Tertunda
Kaget
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 31 Episodes
Comments