Usai memutuskan hubungannya dengan Amora, Amaar pergi begitu saja dari sana. Amora tentu tak membiarkannya, ia mengejar Amaar dan membujuk laki-laki itu agar tetap mau bersamanya dan bertanggung jawab atas anak yang tengah ia kandung. Akan tetapi, Amaar menolak dan mendorong Amora hingga terjatuh. Beruntungnya tak terjadi pendarahan pada janin dalam kandungan wanita itu.
"Pergi kamu! Aku tidak sudi disentuh oleh wanita pembawa sial, matre dan murahan sepertimu!" hardik Amaar sambil menghunus tatapan tajam pada wanita yang tengah darah dagingnya. Pria itu sama sekali tak berniat menolong Amora yang terduduk lemas.
"Tapi Amaar, tidakkah kita bicarakan baik-baik. Aku-"
"Tidak bisa! Keputusanku sudah bulat. Aku mau putus denganmu. Aku muak!" Amaar sekali lagi menegaskan bahwa tak ingin menjalin kasih dengan Amora.
Amora lemas, ia tak lagi mempunyai tenaga. Dengan gontai ia berjalan ke apartemennya dan duduk di lantai dekat televisi. Ia menekuk lututnya dan menenggelamkan wajah di sana. Amora menangis, kenapa Amaar begitu tega padanya? Apa Amar tidak kasihan pada anak yang tengah ia kandung?
“Kamu jahat! Apa salah aku? Kenapa selalu Sheeva yang unggul, kenapa?” jerit Amora.
Ia terus menangis, hingga pikirannya tiba-tiba teringat pada seseorang. Bergegas Amora mengganti pakaiannya, mencuci muka, dan memasang riasan, setelah itu ia pergi menuju ke sebuah apartemen milik sahabatnya, Renata. Karena Amora pikir untuk apa dia terus menangis sendirian, lebih baik ia pergi dan menceritakannya pada Renata, siapa tahu wanita itu memiliki ide sehingga Amora bisa kembali bersama dengan Amar.
Amora sangat sedih dan takut, bagaimana ia membesarkan anaknya nanti jika tanpa Amar di sampingnya? Tidak, ia tidak ingin.
Amora telah sampai ke apartemen milik Renata, dipencetnya bel apartemen itu beberapa kali hingga akhirnya datanglah sang pemilik unit apartemen dengan menggerutu.
“Aduh, iya siapa sih? Sabar dikit kenapa,” ujar Renata saat membuka pintu.
“Hai,” sapa Amora sambil memaksakan…
My Secret Lover
Menyusun Rencana Licik
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments