Sheeva tersenyum menatap sang kekasih. Dia benar-benar senang karena Azam selalu menemaninya. Hari ini, Sheeva merasa puas melepas rindu bersama Azam.
"Sudah sore, sebaiknya kita pulang sekarang. Papa dan Mamamu pasti menunggumu di rumah."
Sheeva memasang wajah cemberut karena masih ingin berduaan dengan Azam. Azam pun sebetulnya masih ingin bermesraan dengan sang kekasih, tapi mau bagaimana lagi jika dia tak segera mengantarkan Sheeva pulang sekarang, takut terjadi masalah besar di kediaman Bagaskara.
Menangkup wajah Sheeva, mengelus pipi mulus kekasihnya itu dengan penuh kelembutan. "Saya tahu kamu masih ingin bersamaku. Namun, kalau tidak segera pulang Pak Damian dan Bu Salwa pasti mencemaskanmu." Azam terdiam sejenak, mencari cara membujuk Sheeva agar mau pulang ke rumah. "Begini saja, besok kita pergi berkencan lagi sebelum mengantarkanmu ke bekerja. Bagaimana? Nanti kita berangkat lebih awal agar ada waktu untuk berduaan."
Tampaknya, usaha kerasnya itu membuahkan hasil. Sheeva menganggukan kepala petanda setuju dengan ucapan Azam. Kemudian meraih sling bag yang ditaruh di kursi kosong sebelahnya.
Mereka memutuskan untuk pulang. Sheeva diantar pulang oleh Azam ke kediaman Bagaskara. Tempat mereka menghabiskan waktu bersama tidaklah jauh, hanya sekitar lima belas menit saja dari rumah Sheeva.
"Silakan turun, Tuan Putri," ujar Azam seraya membukakan pintu mobil.
Sheeva tersenyum diperlakukan seperti itu. Dia berterima kasih kepada Azam, lalu melangkahkan kakinya untuk masuk ke dalam rumah. Sesampainya di rumah, rupanya orang tua Sheeva telah menunggu dengan setia di depan sofa ruang tamu.
Sheeva memberhentikan langkahnya karena terkejut melihat Amaar ada di rumahnya. Wanita itu mengerutkan kening seolah menginginkan jawaban atas apa yang tidak diketahuinya.
Tentu saja Sheeva merasa heran kenapa Damian mempersilakan Amaar berada di rumahnya. Padahal semuanya tahu, kalau Damian sangat membenci anak dari sahabatnya itu.
"Kamu sedang apa di sini? Tidakkah kamu s…
My Secret Lover
"Dia Hanya Orang Miskin!"
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 52 Episodes
Comments