Mereka sudah sampai di depan rumah mereka, rumah besar yang tampak sederhana dengan warna cat abu-abu dan putih yang mendominasi, walaupun tampak minimalis rumah mereka terlihat sangat modern. Allan menghentikan mobilnya di halaman dan keluar bersamaan dengan istrinya.
"Lan, jangan masukan mobilmu ke garasi, aku ingin meminjamnya sebentar,” ucap Rianti.
"Untuk apa?” tanya Allan bingung.
"Tentu saja untuk mengantarkan Bi Ima kembali ke rumahnya," jawab Rianti yang kini mengambil kunci rumah yang ia sembunyikan di sebuah pot.
“Kau benar-benar akan memecatnya?" tanya Allan.
"Apa aku kelihatan sedang bercanda?" jawab Rianti yang berhasil membuka pintu rumahnya.
"Ini sudah hampir tengah malam, aku rasa kau sudah gila, ini sebuah pengusiran bukan sebuah pemecatan, Rianti!" ucap Allan.
"Siapkan pesangon, aku akan ke kamar Bi Ima.” Rianti membalikkan badannya menatap suaminya dengan serius.
"Rianti, kita akan mencari pengasuh baru dan kemudian memecatnya setelah itu, jangan terburu-buru,” kata Allan menasehati istrinya.
"Sekarang!" ucap Rianti tegas.
Allan tidak mengerti apa yang terjadi dengan istrinya itu, secara tiba-tiba ia ingin memecat pengasuh anaknya. Baginya tidak ada kemenangan dalam pertengkaran, Rianti akan selalu menang jika mereka berdua bertengkar, jadi pilihannya hanya satu. la mengembuskan napasnya dan pergi ke kamar untuk mengambil pesangon bagi pembantunya.
"Rianti selalu saja membuat keputusan tiba-tiba yang aku tidak ketahui alasannya. Apa yang dipikirkannya? Kata-katanya ternyata benar, saat dia mengucapkan, ‘sepertinya aku lebih misterius, sungguh dia sangat misterius," gumam Allan saat membuka brankas penyimpanan uang daruratnya.
Ia menghitung betul satu demi satu lembaran uang kertasnya, lalu ia masukan ke dalam amplop yang ia ambil dari laci lemari. Damian keluar kamar dan mendengar suara yang cukup gaduh dari ruang belakang Tepat dari kamar Bi Ima. Apa yang terjadi di sana? Allan segera menuju ke sana, untuk memberikan pesangon sekalig…
Terjebak Cinta Masa Lalu
Diusir
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments