Tangan Allan terangkat untuk mengetuk pintu kayu itu. Tiga kali ketokan membuahan hasil, sebuah suara kunci diputar terdengar. Pintu ditarik dan terbuka. Sekali lagi mereka bertemu, kedua pasang mata saling berpandangan. Mata Rianti tampak tidak percaya, wajahnya seakan khawatir melihat suaminya yang penuh luka dan darah yang mengering serta kemeja yang kotor oleh debu.
"Ria-" kata-kata Allan terpotong saat Rianti menyentuhkan jari telunjuknya di bibir Allan.
“Jangan katakan apa pun karena aku tidak akan percaya,” kata Rianti yang kemudian mempersilakan suaminya untuk masuk.
Sebuah perasaan aneh menyerubungi Allan, senyuman istrinya tidak biasa. Mana ada istri yang baru saja mendapati suaminya selingkuh bisa tersenyum seperti itu? Kebingungan Allan membuatnya menurut.
Ia masuk ke dalam apartemennya. Warna merah mendominasi ruangan, karpet, kertas dinding, perabotan hampir semua berwarna merah. Rianti sangat menyukai warna merah. Segalanya tampak berubah di tempat itu, Damian tidak pernah ke apartemennya sejak dua tahun lalu saat ada seseorang yang tertarik ingin membelinya, namun Rianti berkali-kali ke tempat ini. Sang istri sangat menyukai tempat pertama mereka tinggal berdua itu, walau sederhana dia menyukainya sehingga tak jarang ia rindu dan mampir ke tempat itu.
Allan duduk di kursi tamu yang menempel ke tembok. Pandangannya lurus pada balkon yang pintunya terbuka. Di balkon itu, ia bisa melihat pemandangan kota dan sebuah hotel yang ada di seberang jalan. Hotel di mana dia dan Sarah bermalam dua minggu yang lalu.
“Aku akan mengambil kotak obat dan air putih untukmu,” kata Rianti yang tersenyum ramah dan kemudian beranjak pergi.
Allan menoleh pada istrinya yang berjalan ke arah kamar. Pandangan bingung sang suami ditambah rasa bersalah yang membesar membuatnya hanya bisa menurut. Istrinya tidak ingin mendengar apapun darinya, namun anehnya mau menerimanya masuk.
Rianti kembali membawa kotak obat berwarna putih dengan simbol penjumlahan berwarna merah di…
Terjebak Cinta Masa Lalu
Apartemen merah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 35 Episodes
Comments