(Tring! Tring! Tring!)
Alarm ponselku berbunyi tepat pukul 3:00 am, aku meraihnya dengan asal hingga terjatuh ke lantai.
"Hnghhh!" Erangan keras keluar dari mulutku, tanganku berusaha meraih ponsel yang jatuh lalu mematikan alarm itu.
Setelah itu aku bangun untuk menyiapkan sarapan, menyiapkan bekal, melakukan ibadah, dan joging pagi. Melihat hidupku damai sejahtera membuatku berpikir seperti ada yang kurang, biasanya di pagi hari ia selalu diganggu dua orang tak biasa.
Aku berlari mengelilingi taman umum sebanyak lima kali, lalu aku melanjutkannya dengan jalan cepat menaiki anak tangga menuju rumahku diikuti Mia, kucingku. Tidak lupa aku membawa beberapa makanan untuk diberikan kepada kucing jalanan, entah apa yang membuatku senang padahal uang jajanku terkuras habis untuk mereka. Melihat mereka senang juga membuatku senang, karena hanya mereka yang mampu mengatasi kesepian saat tidak ada siapapun di sampingku.
"Katanya kakak mau mengajakku jalan sepulang sekolah, apa aku harus bermain-main dengan kakak sebelum berpisah nanti? Kurasa kakak lumayan tampan, pasti kalau ayah masih hidup kakak sudah dijodohkan dengan banyak gadis muda."
Aku senang mengeluarkan keluh kesahku pada kucing, meskipun banyak yang bilang mereka tidak bisa membantuku. Tetapi bagiku mereka adalah bagian dari hatiku, setelah pukul 6:00 am aku langsung mandi dan membereskan rumah. Saat itu aku terpikirkan sesuatu. "Aku kok tidak melihat Ryu ya? Kusamperin ke rumahnya aja ah~"
Biasanya Ryu ikut joging bersamaku, tetapi akhir-akhir ini kami jarang bersama semenjak kakakku datang dan beberapa peristiwa menerpaku. Kami jadi menyibukkan diri dengan banyak hal, Ryu yang menulis naskah dan aku yang sibuk dengan drama kehidupanku. Hikari juga pergi dengan ibunya sehingga kami berpencar sendiri-sendiri.
"Mia~ aku kangen banyak orang... Gimana ini?" Gumamku bersama kucingku.
Aku pergi ke rumah sebelah, terlihat sunyi tanpa suara. Kuketuk pintu kayu beberapa kali tetapi tidak ada respon, biasanya Ryu…
Bukan Ustadz I (Unrevised)
18² Aku Mau Mencintai Tanpa Paksaan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments