Hari ini matahari terasa hangat, disepanjang perjalanan menuju sekolah mataku memandang pohon bunga sakura yang bertebaran. Mereka mekar dengan indahnya, sangat cantik.
"Tuan muda, apa anda yakin ingin berjalan dari depan toko bunga itu?" Tanya supirku saat kami hampir sampai.
Aku menganggukkan kepalaku. Aku berhenti di depan pintu toko bunga, tempat itu sering aku kunjungi bersama Hikari. Terkadang ia membawanya pulang untuk diberikan kepada tetangga, sayangnya Hikari harus ikut dengan ibuku.
"Eh lihat, so sweet banget!"
"Seperti artis-artis, mereka tinggi dan cantik."
"Aku ingin meminta tanda tangannya oy!"
"Dia benar artis?"
Terdengar suara orang berteriak histeris, entah apa yang mereka bicarakan. Saat aku menoleh, kulihat sekilas sesosok pria memakai topi dan masker hitam dengan jaket tebal berjalan dengan seorang anak SMA berseragam sekolahku. Saat mereka hampir dekat, ternyata itu adalah Misako, tangannya merangkul akrab lengan pria itu. Wajah manisnya tertawa bahagia, tawa yang selama ini tidak pernah ia lihat tampak di depan matanya.
Apakah dia? Dia laki-laki yang kau inginkan?
Aku memalingkan wajahku mengurungkan niat untuk membeli sebuket bunga.
__________
Misako tiba di depan gerbang sekolah, sudah banyak siswa yang masuk. Ia melirik pria bertopi hitam mencurigakan di sampingnya, ******* lelah keluar dari mulutnya.
"Kenapa kau menghela nafas? Apakah aku merepotkanmu?" Tanya orang itu tampak khawatir.
Misako hanya diam, ia mengeluarkan ekspresi wajah sabar. "Ryan, aku gak nyangka kamu bakalan jadi terkenal begini. Harusnya kamu mengunjungiku saat belum jadi apa-apa, huh. Tapi gak papa deh, temanku jadi keren gini."
"Hehe, maaf... Lagipula kamu juga sudah lama memutus hubungan dengan teman-temanmu ini... Padahal kami bisa mengerti kalau kamu bilang masalahnya dari awal. Tapi gak papa, aku kangen banget sama kamu soalnya. Mau marah gak jadi." Ryan tersenyum, tampak melalui matanya yang menyipit.
Misako menunduk, matanya hampir menangis. "... Maafk…
Bukan Ustadz I (Unrevised)
19² Diakah orangnya
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 41 Episodes
Comments