Dirumah Riki Justin melemparkan tasnya kekasur lalu membaringkan tubuhnya.
" Hei, makan dulu sana"! ucap Riki sambil menggeser tubuh Justin.
"Gue malas ngak niat. Ehk, btw Sheyla makin hari makin cantik aja." Ucap Justin sambil senyum-senyum.
"Putus gara-gara apa sih?" padahal Sheyla baik banget sama loh selama ini dia selalu ada buat loh." Ucapan Riki membuat Justin mematung.
"Gue jadi ingat semua memori saat dengan dia apalagi ketika waktu SMP."
"Ngawur ucapan loh pusing gue ngak nyambung juga." Ledek Riki sambil mengeluarkan hp nya dari kantong celana.
"Rik, gue capek banyak beban hidup yang harus gue tanggung."
"Bukan hanya beban yang harus loh tanggung tapi beban dosa." Perjelas Riki.
"Yok makan!" ajak Justin sambil menarik lengan baju Riki.
Di meja makan mereka berdua makan tanpa suara yang terdengar hanya bunyi hujan yang turun.
Setelah beberapa menit kemudian Justin dan Riki kembali ke kamar.
"Jadi selama ini loh hanya sendirian di rumah yang mewah ini?" tanya Justin dengan menyisir rambutnya menggunakan jarinya.
"Iya, semenjak Papa dan Mama gue pergi loh tahu sendiri hidup gue jadi berantakan."
" Tidak ada yang perduli dengan kehidupan gue sendiri dan gue juga berusaha untuk tidak bergantung pada orang lain."
"Sorry, gue jadi mengungkit masa lalu hidup loh." Ucap Justin merasa bersalah karena telah membuat Riki merasa sedih.
"Ngak masalah namanya juga masa lalu perlu untuk dibahas sekali-kali." Jawab Riki sambil melemparkan senyuman manisnya yang tidak ketinggalan dengan gingsul yang menarik.
"Gue bingung harus bagaimana lagi apakah gue harus mengakhiri hidup gue."
"Hei, ngapain sih loh ngomong begituan nasib kita beti tau ngak." Ucap Riki sambil menghela nafas.
"Apaan sih bahasa loh, beti madsudnya?".
"Beda-beda tipis" oon. Jawab Riki sambil menjambak-jambak rambut Justin.
"Papa sama Mama gue kan sudah lama meninggal dan loh anak yang dirawat dan dibesarkan mulai dari kecil sampai sekarang padahal bukan anak kandung." Ucap Riki sambil memukul pundak Just…
Heaven Is Just An Illusion
Berusaha Bangkit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments