"Jus, gue mohon tolong maafin kesalahan kedua orang tua gue dan gue janji sebagai jaminannya biarkan gue yang loh siksa."
Tatapan tajam Justin tidak bisa diramal oleh Maya apa yang sedang dipikirkan oleh Justin.
"Plaaaaaaakkkk........"
Tamparan di wajah seseorang sangat nyaring terdengar jelas di sebuah ruangan yang gelap dan tertutup rapat.
Maya yang menyaksikan semua kepahitan dihidupnya semakin jelas karena saat ini dia tidak bisa berbuat apapun selain menyaksikan kedua orang tuanya disiksa.
Kedua tangan Maya memeluk erat kaki Justin dan menyembah dengan memohon supaya Justin membebaskan kedua orang tuanya.
"Gue nggak punya banyak waktu sekarang juga loh harus memberikan kata terakhir kepada kedua orang tua loh, sebelum gue melemparkan mereka ke tempat yang layak dengan perbuatannya." Ucapan Justin membuat tangisan Maya semakin sulit terkendali.
"Gue akan hitung mundur sebelum gue langsung menghabisi mereka berdua dengan waktu yang bersamaan." Justin semakin membuat Maya bingung dan ketakutan.
"Gu, gue mau kedua orang tua gue supaya tidak disiksa seperti ini lagi, kasihanilah mereka berdua kumohon." Suara tangisan Maya yang masih terdengar jelas di ruangan tersebut.
"Tidak akan kusiksa mereka berdua lagi asalkan kau menjadi budak gue seumur hidup." Ucapan Justin membuat hati Papa dan Mamanya Maya sangat terluka.
"Tidak apa-apa asalkan mereka berdua selamat dan tidak disiksa seperti ini, kasihan mereka berdua tolong bebaskan mereka berdua." Ucapan Maya membuat Maya semakin gemetaran.
"Terserah gue akan melihat kehancuran loh setelah gue menyiksa loh." Justin memberikan isyarat kepada para anggotanya untuk melakukan sesuatu kepada kedua orang tua Maya.
Maya saat ini diseret ke sebuah kamar yang mewah dan megah yang disana dilihatnya seorang wanita yang sudah pernah dia temui sebelumnya.
"Gu, gue sepertinya pernah melihat loh, ucapan wanita tersebut membuat air mata Maya semakin mengalir."
"Hm, yah gue adalah pembantu Justin di rumah ini." Jawaban Maya sang…
Heaven Is Just An Illusion
Melebihi Sampah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments