Maya tidak mengerti mengapa dirinya merasa ada yang aneh dan berubah padahal selama ini dia tidak terlalu seperti itu.
"Ak, aku sakit tapi aku juga bingung kenapa bisa seperti itu." Ucap Maya dan langsung pergi ke taman dibelakang rumah.
Maya sedikit tenang dan nyaman karena suasana di taman belakang sangat sejuk.
Malas hanya mengelilingi tempat yang selalu biasa-biasa saja, dan berputar-putar disekitar rumah, Maya memutuskan untuk pergi ke sebuah Indomaret.
Barang-barang yang dibeli oleh Maya akan dimasukkan ke dalam mobil saat hendak memasukkan Maya merasakan kembali hal yang dialaminya tadi pagi.
"Permisi nona, apakah anda perlu bantuan?" tanya lelaki tersebut dengan senyuman.
"Maaf, saya minta tolong untuk memasukkan barang -barang saya ke dalam mobil." Ucap Maya lagi.
Setelah selesai tidak lupa Maya mengucapkan terimakasih kepada lelaki tersebut.
"Sayang, aku pulang." Ucap Maya dan hendak memeluk Justin yang terduduk di kursi favoritnya.
Plakkk...
Maya terdiam memandangi sebuah cangkir yang dilemparkan oleh Justin tepat dihadapannya.
"Kau pulang? Trus apa? Aku harus menyambutmu dengan baik bagaikan tuan putri.?" Tatapan Justin sangat menunjukkan amarah yang sangat besar.
Maya terdiam dan tidak bisa mengatakan apapun dirinya heran dan tidak mengerti alasan Justin marah.
"Kau lihat ini, pandang dengan benar dan jangan sok polos dihadapanku." Ucap Justin sambil menyodorkan foto-foto Maya dengan lelaki yang membantunya saat di Indomaret.
"Foto itu, oh jadi gini tadi ak-aku di Indomaret." Belum siap menjelaskan sudah terlebih dahulu dihalangi oleh Justin dan kembali melemparkan handphone tersebut.
Maya hanya terdiam dan menahan air matanya berharap Justin tidak melihatnya.
"Aku lapar" ucap Maya tiba-tiba dihadapan Justin.
"Kau jangan sok mengalihkan perbincangan itu semua tidak lucu, kau yang menduga diriku berselingkuh tetapi nyatanya kau sendiri yang melakukannya." Ucapan Justin sangat menyayat hati Maya sementara dirinya sendiri tidak mengenal lelaki…
Heaven Is Just An Illusion
Pertengkaran
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments