"Kau masih bertanya bagaimana aku bisa berada disini? cepat tarik tanganku dan simpan saja pertanyaanmu itu." Justin bersungut-sungut sambil memegangi kepalanya.
"Akh, baiklah aku akan menarikmu tunggu aku ambilkan tali." Ucap Maya sambil berlari jauh dari hadapan Justin menuju gudang.
Setelah beberapa menit kemudian Maya datang menghampiri Justin dan mengulurkan tali ke paret.
"Hei gila, aku jatuh ke paret bukan ke jurang, aku tadi suruh kamu narik tanganku bukan ambil tali. Pake kuping dipasang bukan dikantongi." Celoteh Justin dengan suara mulai meninggi.
"Aku minta maaf aku tidak tau dan memang mungkin tadi pendengaranku bermasalah." Ucap Maya dengan suara santai.
"Kau sudah berani melawanku sekarang, awas saja akan aku sobek mulutmu dan menyiramnya dengan larutan asam." Ucap Justin dalam hati.
Justin meninggalkan Maya yang berdiri mematung dan bingung entah mengapa dirinya bisa seberani itu melawan perkataan Justin.
Di kamar Justin setelah selesai mandi, dirinya menatap langit dan berharap Keluarga kecilnya akan utuh kembali.
"Akh, tidak... ini sudah takdirku keluargaku sudah hancur sejak aku kecil dan mustahil bisa diperbaiki." Justin langsung menarik selimutnya dan beranjak tidur di kasur yang serasa surga dunia baginya.
"Aku harus bagaimana sekarang? Anju kuharap kau baik-baik saja." Ucap Maya dengan meneteskan air matanya.
Maya kembali berjalan ke gudang dan menghampiri kedua orang tuanya yang tidur dengan selimut yang diambil Maya dari rumah mewah Justin.
Tatapan Maya kepada kedua orang tuanya terlihat jelas bahwa semua penderitaan keluarganya hanya dibebankan kepada Maya.
"Aku harus bagaimana lagi? kasihan ayah dan ibu sudah tua seharusnya mereka aku banggakan dengan prestasi dan masa depan yang indah, tapi nyatanya semuanya tidak sesuai harapan." Maya menangis tetapi menahannya untuk tidak bersuara takut jika kedua orang tuanya sampai terbangun.
"Aku rindu semuanya aku sungguh merindukanmu hal dimana kebersamaan kita bisa kembali utuh bersama Anju." May…
Heaven Is Just An Illusion
Emosi
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 67 Episodes
Comments