Luluh

Cassandra yang bersandar dengan santai sambil menyelimuti tubuhnya dengan tuxedo menoleh. Alisnya mengernyit.

Pras tiba-tiba merasa menyesal menanyakan pertanyaan ini. Tapi mulutnya gatal oleh rasa penasaran.

"Mayasa? Oh Ibu-ibu tadi," sahut Cassandra santai.

Pras mengangguk.

"Dia nggak bilang apa-apa, sih. Cuma agak aneh aja kurasa. Tahu-tahu masuk ke toilet. Aku pikir ya orang kantor papa aja yang kebetulan mau sama-sama ke toilet. Tapi dia tiba-tiba manggil namaku. Agak kaget juga, sih.

Dia bilang papaku sering cerita banyak ke dia soal aku. Itu aja, sih. Dia ngelihatin aku dengan tatapan aneh dari ujung kepala sampai ujung kaki. Kamu kenal Bu Mayasa?" tanya Cassandra.

Pras diam sejenak lalu mengangguk.

"Ya, Mayasa itu salah satu orang kepercayaan papa kamu. Makannya dia ngenalin kamu. Dia baik kok orangnya." Pras menjawab pelan sambil fokus menyetir.

"Mayasa? Kamu manggil dia Mayasa doang? Nggak pakai Bu gitu? Bukannya dia lebih tua dari kamu?" Cassandra bertanya dengan penasaran.

Agak heran juga Cassandra. Pras biasanya kan cowok paling sopan yang pernah ia kenal. Bahkan ia selalu menggunakan sapaan formal saya-anda atau saya-kamu pada orang yang baru dikenal.

Kok bisa-bisanya Pras memanggil Mayasa dengan hanya nama saja padahal perempuan itu lebih tua. Begitu pikir Cassandra.

Pras tampak sedikit gugup.

"I--iya. Maksudku tadi Bu Mayasa," sahutnya agak terbata.

Cassandra hanya manggut-manggut percaya saja lalu kembali asyik dengan lamunannya melihat jalanan.

Hening lagi.

"Jadi sekarang bukan saya-kamu lagi manggilnya? Tapi aku-kamu?" Cassandra tertawa semi meledek ke arah Pras.

Rupanya acara malam ini membuat mereka menjadi lebih cair satu sama lain.

Pras kemudian tertawa.

"Kayaknya kita memang harus terlihat lebih akrab begini, terlebih di depan papa kamu. Apalagi nanti kita akan sering bertemu di sekolah.

Cassandra, kita damai, ya. Jangan ngerjain aku di depan papa kamu lagi kayak kemarin. Sumpah itu nggak lucu!" Pras berusaha lebih mencairk…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!