Lalu sebenarnya dimana Pras dan Cassandra sekarang ketika Prambodo dan Mayasa sedang berada di ujung tanduk kematian?
Pras dan Cassandra tidak lagi mengobrolkan kesepakatan pernikahan dan berdebat di pinggir kolam renang rumah baru. Mereka sekarang sudah berpindah tempat karena Cassandra merasa lapar setelah lelah menangis.
Di sebuah kedai restoran cepat saji kenamaan, mereka duduk dan memilih bangku di sudut yang sepi. Cassandra sibuk makan, Pras sibuk dengan laptop-nya.
Cassandra sedang mengunyah burger-nya dengan lahap ketika Pras membacakan isi perjanjian buatan mereka yang ia ketik di laptopnya.
Ah, andai Cassandra tahu kalau di saat yang sama papanya sedang mempertaruhkan nyawanya pada sebuah uluran tangan dan pijakan lemah puing bangunan runtuh, pasti ia tak akan sanggup menelan makanan macam ini.
"Oke, tidak tidur sekamar, tapi tetap punya kamar bersama yang akan digunakan saat orang tua datang menengok agar mereka tidak curiga.
Tidak ada kontak fisik berlebihan untuk alasan apapun! Yang melanggar boleh ditampar. Kalau keterlaluan dan sampai masuk ranah pelecehan, bisa dilaporkan ke polisi.
Eh, tapi gimana kita lapor polisi? Kita kan suami istri, Cassandra. Kita hapus aja deh poin ini. Intinya kita saling sepakat dengan batasan-batasan tadi, kan?" Pras menggaruk-garuk kepalanya.
Cassandra menyedot milk shake-nya lalu nyengir sambil berpikir. Benar juga yang dibilang Pras. Ia mengangguk lalu menggigit burger-nya lagi. Maklum, ia lapar.
"Oke, next. Selama masih dalam ikatan pernikahan, masing-masing tidak boleh menjalin hubungan dengan pihak lain.
Lalu soal perceraian, kita akan menyepakati waktu yang tepat. Kita tetap akan bercerai nanti karena kita sama-sama tahu tujuan pernikahannya ini hanya untuk menyenangkan orang tua dan mengesahkan perjanjian bisnis antar orang tua.
Setelah cerai, saham Pragu Group akan tetap 50:50 dibagi rata. Deal?" Pras melirik Cassandra yang sibuk makan.
Cassandra menggeleng lalu menelan makanannya baru ia bicara.
"Aku…
Loving Cassandra
Berita Buruk
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments