Prambodo bukan sosok pria berwajah menyeramkan seperti Arik Gudono yang berwajah garang. Ia tampak kebapakan dan bersahaja. Ya seperti tipe-tipe bapak baik hati di peran protagonis sinetron yang wajahnya ramah, murah senyum, dan bersahabat.
Tapi malam ini, wajah bersahaja itu berubah menjadi wajah menyeramkan. Ya setidaknya bagi Pras yang sudah panas dingin.
"Nyalain mobil kamu, Pras. Om pengin lihat." Prambodo berkata sekali lagi dengan nada yang lebih dingin.
Pras melirik ke arah Cassandra yang menunduk tanpa bisa membelanya lalu mengangguk.
Prambodo berdiri di sisi pintu yang terbuka itu sementara Pras duduk di belakang kemudi dan menyalakan mesin mobil.
Mata Prambodo melotot dan rahangnya mendadak mengeras. Diamatinya indikator bahan bakar yang bergaris dua alias menunjukkan kalau bahan bakar mobil itu tinggal sedikit. Prambodo membongkar kebohongan pertama.
"Kamu ngapain antri beli bensin lama-lama kalau bensin kamu aja tinggal segitu. Kamu bohong, kan? Setidaknya yang rapi kalau bohong. Om juga nggak bodoh-bodoh amat soal mobil." Prambodo makin terdengar menyeramkan.
Memergoki calon menantu berbohong dan kebohongannya didukung anak sendiri adalah hal menyeramkan bagi seorang bapak.
Cassandra mulai mengangkat wajahanya yang dari tadi menuduk untuk menatap Pras yang sudah pucat macam mayat. Tapi ketika melihat ke depan, mata Cassandra malah bertemu dengan mata papanya yang menatapnya dengan tajam.
"AC mobil juga dingin-dingin aja. Nggak rusak tuh. Ngapain kamu lepas baju kamu tadi. Kalian bohong lagi? Saya benar-benar nggak ngerti.
Dan kamu Cassandra, Papa emang kurang dekat dengan kamu dan menemani masa puber kamu karena sibuk kerja. Tapi Papa percaya kalau mama kamu pasti mengingatkan kamu bagaimana cara menjaga diri di depan seorang laki-laki.
Lalu untuk, Pras. Kita harus ngomong serius. Tapi berdua aja. Kamu masuk aja Cassandra. Papa cuma mau ngomong sama Pras." Prambodo berkata dengan tegas.
Cassandra terlihat hendak protes. Mana ia menyangka ka…
Loving Cassandra
Interogasi Calon Menantu
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 45 Episodes
Comments