Sebuah senyuman terukir tipis di wajah Thalia. "Saking baiknya, sampai membuatku semakin merasa tak pantas berada di sampingnya, Pah."
Thalia menundukkan kepalanya, ia lalu meraih ponsel yang berada disebelahnya dan mulai mengaktifkan ponsel itu. Namun, berakhir kembali untuk mengaktifkan ponsel itu di lantai saat tak menemukan hal yang menarik dari ponsel itu.
Selama beberapa saat Thalia pun terdiam. Dan dari balkon, ia menatap kedalam kamar ke tempat Angga yang tengah asyik tertidur bergulung kan selimut. Thalia pun terkekeh sejenak.
"Entah mengapa aku menjadi merasa, semua hal yang di katakan oleh Celine adalah suatu kebenaran. Dan selama hampir tiga bulan berada di villa ini, aku hanya bisa merepotkan Angga dan yang lainnya saja." ucap Thalia lirih.
Thalia pun mulai menerawang kembali awal pertemuannya dengan Angga. Mulai dari saat mereka tak sengaja bertabrakan di sebuah pesta dan Angga yang menawarkan pertolongan, Angga yang memberikan tumpangan tempat tinggal, hingga Angga yang terus-menerus memberikan semangat saat dia sendiri malah berusaha untuk mengakhiri semuanya.
"Dari awal memang kehadiranku, sudah seperti hama saja untuknya."
"Apa jika aku pergi, dia akan bahagia?" gumam Thalia.
Namun tiba - tiba, Thalia tertawa cukup kencang dan menempelkan telapak tangan pada dahinya. "Astaga Thalia, bagaimana kau bisa berpikir seperti itu. Tentu saja baik atau tidaknya dirimu, Angga akan tetap bahagia. Memang siapa dirimu? Kau hanya orang asing yang tiba-tiba saja datang dalam kehidupan Angga." gumam Thalia pada dirinya sendiri.
Dan tak terasa, air mata pun mulai berjatuhan dari netranya Thalia. Dan tatapannya masih tertuju kepada Angga yang tertidur.
"Seharusnya pertanyaan yang tepat itu, bisakah dirimu bahagia tanpa kehadiran Angga? Selama ini, tanpa kau sadari kau terus menggantungkan hidupmu pada Angga. Tanpa Angga kau bisa apa, Thalia?"
Thalia mulai menghapus air matanya yang masih turun dari netranya. Ia lalu mencoba untuk berdiri setelah hampir setengah jam…
Brother'S Obsession
Bertahan Atau Menyerah
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 286 Episodes
Comments
elf
seburuk apapun Keenan... AQ masih berharap kalau nanti thalia bisa mncintai n bersama Keenan... kan d judul aja udah kelihatan klw pemerannya itu Keenan..
meski Angga baik.. tp AQ pengenya thalia sama Keenan... 😭😭😭
2023-11-05
1