"Semua yang ada di dalam dirimu, semua itulah yang membuatku ragu," sahut Thalia.
Mendengar hal itu, Keenan terdiam sejenak. Pandangan matanya masih terfokus pada jalanan yang masih terlihat sepi.
"Katakan yang lebih jelas!"
"Kau itu kejam, obsesif, manipulatif selalu bertindak semaunya sendiri, kasar dan masih banyak lagi. Tolong berhentilah membicarakan tentang masalah ini lagi, Kak!"
Keenan terlihat melirik sejenak ke arah Thalia sebelum akhirnya kembali fokus menatap ke arah depan. Genggaman tangannya terlihat mengeras pada kemudi, hingga membuat otot - otot di tangannya menonjol keluar.
"Berhentilah bersikap egois, dan pikirkan anak - anakmu juga. Apa kau tidak takut, jika nantinya kedua anak - anakmu itu akan mendapatkan gunjingan di lingkungannya hanya karena mereka tidak memiliki seorang Ayah! Ingatlah Thalia, sekarang kau tidak lagi sendirian saat ini!"
"SUDAH AKU BILANG DIAM, KAK!!" Teriak Thalia. Kemudian, Thalia memijat kepalanya yang mulai terasa pusing di tambah dengan perutnya yang terlihat bergerak hingga membuat Thalia meringis sejenak.
Melihat Thalia yang meringis kesakitan, Keenan pun berusaha untuk membantunya dengan mengusap perut Thalia dengan menggunakan tangan kirinya. Walaupun beberapa kali Thalia sempat menepis tangan Keenan. Namun, Keenan tetap melakukannya.
"Apa kita perlu ke rumah sakit? Kau nampak kesakitan seperti ini Thalia?" tawar Keenan. Dan ya, raut cemas terlihat mendominasi wajah Keenan. Dia bahkan sampai menepikan mobilnya di samping trotoar, demi mengecek kondisi Thalia. Sedangkan Thalia dia nampak terduduk lemas dan menyandarkan tubuhnya di punggung kursi dengan sebelah tangannya mengusap perutnya.
"Tidak usah! Lagi pula ini sudah terbiasa terjadi."
Selama hampir sepuluh menit menunggu, akhirnya bayi yang ada di dalam perut Thalia mulai berhenti bergerak, menyisakan sang ibu yang terduduk lemas. Keenan sudah kepalang khawatir, kemudian membuka pintu mobilnya dan berlari ke arah mini market yang jaraknya cukup dekat itu sembari…
Brother'S Obsession
Tindakan Keenan
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 286 Episodes
Comments
Erni Handayani
Sebegitu sayang ny malah di bentak.. Bumil bumil
Mau juga dong kenan dompet aku sekalian di. Isiin😂
2023-12-08
0