"Mobil itu kenapa posisinya menyebalkan sekali ya! Kasihan sekali pejalan kaki yang hendak lewat nanti!" Ucap Thalia yang melihat sebuah mobil hitam yang terparkir di bahu jalan, di depan halaman butik itu. Ia tak habis pikir mengapa sang pengemudi tak memarkirkannya di dalam saja. Padahal halaman di butik itu masih luas. Membuat Thalia sampai menganggap sang pengemudi repot - repot mengeluarkan kembali mobilnya lagi.
"Dasar pemalas," gumamnya lirih.
Tin tin!
Mobil Keenan telah berhenti sekitar dua meter di hadapannya Thalia. Tapi Keenan yang melihat Thalia malah asyik melamun menatap mobil asing di depan, Keenan memilih untuk membunyikan klaksonnya agar wanita kesayangannya itu dapat tersadar.
Thalia yang sempat terkejut mendekati mobil Keenan dan menendangnya dengan keras, sebelum akhirnya membuka pintu itu dan segera duduk di sebelah Kakaknya.
"Kau ingin membuatku jantungan, ya!" Dengan sedikit kasar Thalia meraih sealtbelt dan segera memakainya sebelum Keenan akhirnya menancapkan gasnya.
"Siapa juga yang menyuruhmu melamun. Sudahlah, hari sudah semakin sore. Jadi kita hentikan perdebatan ini saja!".
Tak berselang lama, Keenan kembali menjalankan mobil itu meninggalkan butik Madam Sarah dengan kecepatan sedang. Jalanan sore mulai di padati oleh kendaraan orang - orang yang pulang dari tempat kerja. Membuat Keenan mau tidak mau harus menjalankan mobilnya dengan santai.
"Kak, apa kau punya air? Aku haus."
Keenan pun melirik ke arah Thalia yang terlihat sedikit pucat dan lelah, Keenan segera membuka dashboard mobilnya tempat ia menyimpan botol air mineral. Tapi ternyata kosong, hingga ia teringat jika ia telah membuang botolnya kemarin malam.
"Coba kau cek di kantong yang ada di belakang kursimu. Biasanya Billy selalu menempatkan beberapa botol air di sana,"
Thalia yang sudah tak tahan segera membalikkan badannya sejenak dan mulai meraba - raba kantong yang ada di belakang kursi itu. Dan ia merasakan sebuah botol yang kemudian ia tarik keluar begitu saja.
Baru saja…
Brother'S Obsession
Merasa Di Ikuti
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 286 Episodes
Comments