Erwin mendekat ke arahku dan Andra berdiri di sampingku. Dari tatapannya, ia curiga mengapa Andra bisa bersama denganku hingga selarut ini? Dengan santai Andra menarik tangan tunanganku itu untuk bicara empat mata yang jaraknya agak jauh dariku berdiri. Entah apa yang mereka bicarakan? Yang pasti ada sekitar sepuluh menit mereka mengobrol sebagai sesama laki-laki.
Selesai bicara, Andra lalu mengambil handphone dari saku celana, sepertinya ia ingin memesan ojek online sebagai alat transportasinya menuju rumah. Aku hanya berdiam menatap dan menunggunya agar segera pergi dari hadapanku. Sedangkan Erwin berupaya mendekatiku dan berinisiatif merangkulku. Namun, aku menolaknya karena risih. Aku tahu kenapa Erwin bersikap seperti itu? Itu lantaran ia ingin menjelaskan pada bosnya, bahwa aku adalah tunangannya sedangkan Andra yang sedang dipanas-panasi tampak tak peduli melihat apa yang ditunjukkan Erwin.
"Kanaya, tolong pesankan aku ojek online handphone-ku tiba-tiba mati. Lupa aku tadi isi baterainya," titah Andra padaku sembari menatap tajam ke arah Erwin.
Aku segera mengoperasikan handphone, lalu menuruti permintaan Andra dan sepuluh menit kemudian, ojek online yang kupesan pun datang. Andra lantas berpamitan. Setelah pria itu berlalu dengan tunggangan ojeknya. Aku Lantas melepas rangkulan Erwin dengan kasar sembari menatapnya jengah.
"Bilang sama aku, Kay. Ada hubungan apa kamu dengan Pak Andra? Cepat katakan, Kay!" tegas Erwin dengan suara tinggi.
"Nggak ada apa-apa, Win. Kita tadi cuma ketemu di jalan. Karena mobil Pak Andra mati. Terus aku kasihan sama dia. Jadi aku suruh aja dia naik ke mobil. Udah itu aja," jawabku santai.
"Bohong kamu! Aku nggak percaya, soalnya tadi aku tau jam berapa, Pak Andra pulang dari kantor?"
"Kok bohong 'sih. Berarti kamu udah nggak percaya lagi sama aku, Win. Kayaknya belakangan ini. Kamu sering curigaan. Sebenarnya ada apa 'sih sama kamu?"
"Ya, wajarlah kalau aku curigaan. Aku ini tunanganmu, lebih tepatnya, kamu itu calon istr…
Jarak Menuju Hati
P a r t 20
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments