P a r t 23

Usai tangisku sedikit mereda dan keadaan mulai tenang, tanpa permisi Andra membopongku beralih ke tempat tidur. Dengan sangat hati-hati pria itu, mendudukkan tubuhku ke kepala tempat tidur, lalu ia mengusap air mata yang masih ada sekitaran kelopak mataku. Kemudian ia membenarkan duduknya membuang napas dengan kasar. Untuk mulai bercerita.

"Dua hari sebelum aku pergi ke desa, Windy datang ke rumah. Ia memintaku untuk menemaninya pergi menemui sahabatnya, yang katanya sudah lama nggak bertemu dan rupanya sahabat itu  kamu," ucapnya,"

Aku hanya diam. Masih sedikit sesenggukan sisa tangisku, tapi aku pun menyimak apa yang Andra ceritakan itu padaku.

"Karena aku nggak ada acara pas hari itu dan aku takut bosan berada di rumah terus. Aku lalu mengiyakan ajakan Windy itu tanpa tau keinginannya yang sebenarnya. Kita berdua memilih berangkat pagi menjelang siang pada hari itu,"

"Windy berujar, agar selama perjalanan tidak terjebak kemacetan. Sebab, tadinya kita berencana akan langsung bertolak. Begitu Windy bertemu sama kamu, tapi nyatanya kita sampai di sana. Hari sudah malam dan Windy bilang. Ia ingin menginap barang semalam di hotel yang sudah ia pesan selama perjalanan ini dan besok siangnya. Barulah kita akan kembali pulang ke Jakarta,"

"Sungguh sama sekali aku tidak menaruh curiga, jika tujuan Windy ke sana, untuk membalas dendam pada kita karena salah sangka itu,"

"Balas dendam pada kita. Apa maksudnya semua ini, Ndra. Aku nggak paham?!"

"Ini semua terjadi karena Windy ingin balas dendam . Semuanya dapat aku ketahui setelah aku menginterogasi windy secara pribadi. Beberapa bulan usai kejadian malam itu. Ternyata tujuan dia ke sana hanya untuk membalas dendam pada kita, Kanaya,"

"Windy mau balas dendam, sama aku. Memangnya apa salahku?"

"Kesalahanmu kata Windy, adalah kamu menjadi orang ketiga di rumah tangga Dokter Bimo dan Winda, kakaknya Windy,"

"Tunggu! Dokter Bimo, Kakak iparnya Windy. Ini maksudnya bagaimana, aku makin nggak ngerti, Andra?"

"Kak Winda mengira…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!