P a r t 61

Sesuai dengan ucapannya kemarin lusa, Kamila akhirnya datang menampakkan batang hidungnya di apartemen. Gadis itu memang sudah lama tidak main kemari. Bukan enggan, tetapi memang waktu yang ia miliki hanya tercurah untuk tugas membuat skripsi dan lain-lain yang berkaitan dengan itu.

Usai mengucapkan kalimat salam, Kamila langsung meletakkan tasnya di atas sofa. Ia melangkah ke meja makan kemudian duduk di kursi sembari meletakkan plastik berwarna putih barang yang ia bawa dari rumah.

"Apa itu yang kamu bawa?" tanyaku.

"Biasa, makanan. Disuruh Mama buat makan siang Kakak," jelasnya.

"Terus ada acara apa lagi kamu datang ke sini. Kamu nggak lagi modus 'kan?"

"Idih, Kakak. Kenapa sih pikirannya suka negatif terus sama aku?"

Aku terkekeh mendengar ucapannya, lalu mengajak adikku itu untuk makan bersama. Mengingat memang sudah waktunya untuk makan siang. Namun, Kamila menolak lantaran ia masih kenyang ucapnya. Aku lantas membuka plastik yang ada di hadapaku. Ternyata makanan yang dibawakan Kamila dari rumah berupa soto tangkar, perkedel, emping, dan ayam goreng.

Dari bau yang menguar dalam plastik saja sudah membuat air liurku serasa ingin keluar apalagi saat benar-benar berada di dalam mulut. Pasti lidahku selalu ingin bergoyang. Aku mengambil nasi yang sudah kumasak di majic com. Hari ini aku memang hanya memasak nasi. Lantaran masih ada sisa menu sayur semalam yang masih kusimpan di kulkas.

"Jadi bener nih, kamu nggak mau makan bareng Kakak?"

"Nggak, akui masih kenyang. Kakak aja yang makan,"

Aku makan dengan lahap semua menu masakan yang dibawakan Kamila. Sementara gadis itu sedang asyik mengutak-atik  layar handphone-nya.

"Kak, boleh tanya sesuatu nggak, tapi janji ya. Kakak jangan marah sama aku,"

"Memangnya mau tanya, apa?'

"Begini, akhir-akhir ini Kakak merasa curiga nggak sama seseorang?"

"Curiga. Sama seseorang, siapa? Please, deh Mil. Kalau tanya jangan aneh-aneh, nggak usah berbelit-belit!"

"Kakak aja yang nggak peka sama pertanyaannya. Memangnya sama s…

Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya

Download aplikasi

Download

Suka karya ini? Unduh App, riwayat baca tak akan hilang
Download

Bonus

Pengguna baru dapat mengunduh App untuk membuka 10 bab secara gratis

Ambil
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!