Sudah pukul sembilan malam Andra belum juga pulang dari kantor. Pria itu juga tidak membalas pesan yang aku kirimkan tiga jam lalu. Sebenarnya ini bukan pertama kalinya dia pulang selarut ini sejak kami menikah. Hanya saja biasanya Andra, akan mengirim pesan untuk memberitahu jika ia akan pulang malam. Memang akhir-akhir ini, ia sibuk dengan pekerjaan. di rumah saja selepas makan dan salat Isya, dia akan berkutat dengan berkas dan laptopnya hingga pagi dini hari.
Aku sering mengingatkan padanya, agar jangan sering begadang karena itu tak baik untuk kesehatan. Namun, Andra tetaplah Andra meski mulutnya berkata Ya, telinganya mendengar semua penjelasan, tapi tetap saja ia akan melakukannya kegiatan yang sama dan itu yang membuatku geleng-geleng kepala seraya mengelus dada.
Saat menonton acara televisi untuk mengurangi rasa jenuh, terdengar suara pintu yang diketuk, aku langsung mematikan televisi lalu bergegas membukakan pintu. Sontak aku terkejut melihat Andra berdiri di ambang pintu sembari membawa Razka yang tertidur di gendongannya. Ia terlihat begitu kerepotan. Lantaran dua tangannya membawa dua tas sekaligus, ransel dan tas kerja miliknya.
Melihat itu aku langsung berinisiatif untuk mengambil alih menggendong Razka. Namun, Andra menolak. Ia malah menyodorkan ransel dan tas kerjanya yang berat layaknya batu kali yang dimasukkan ke dalam tas.
"Pasti mau begadang lagi," ucapku dalam hati sembari mengambil dua tas itu dari tangannya.
Aku lantas memberikan jalan untuknya masuk seraya mengunci pintu dan berjalan mengekor di belakangnya. Andra masuk ke kamarku untuk menidurkan Razka sedangkan aku ingin masuk ke kamar Andra untuk meletakkan tasnya. Namun, ia melarang malah menyuruhku meletakkan benda itu di atas meja makan seperti biasanya. Hmmm, kalau sudah begini, dapat dipastikan Andra akan bekerja hingga larut malam lagi.
Usai meletakkan tas di meja, aku beralih ke pantry ingin menghangatkan makanan untuknya makan malam yang sudah aku masak tadi. Mumpung Andra…
Jarak Menuju Hati
P a r t 34
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments