Dua tahun kemudian, Raline tumbuh menjadi batita yang periang. Rumah tangga yang kubangun pun semakin harmonis. Rutinitas dan aktivitas kami tetaplah sama. Andra masih dengan kesibukan kantornya sementara aku masih dengan kegiatan praktik di rumah sakit dan di klinik Razka & Rizky. Meski setiap harinya sibuk, tapi tetap aku tak melupakan tugasku sebagai istri dan ibu dalam keluarga kecilku ini.
Namun, ada keinginan dari kami untuk menambah satu lagi momongan meski aku sadar. Jika itu terjadi maka, bertambah pula kerepotan yang akan kami hadapi setiap hari. Jelas ini masalah yang sedang menjadi bahan diskusi akhir-akhir ini di antara aku dengan suamiku. Tujuan menambah lagi anak lantaran kami berdua tidak ingin Raline menjadi anak tunggal di keluarga kecil ini.
Kami ingin Raline memiliki adik, agar ia memiliki teman dan tidak merasa kesepian dalam kesehariannya saat bermain di rumah. Tentu saja di saat aku dan Andra sedang berada di luar rumah. Sebagai orang tua, aku dan Andra sering merasa bersalah karena hanya memiliki sedikit waktu untuk menemani anak itu bermain.
Lantaran selain sebagai seorang istri dan ibu. Aku adalah wanita karir yang bekerja di luar rumah sehingga ada waktu di mana aku harus memenuhi tanggung jawab dan kewajibanku lainnya yaitu melayani pasien lantaran pekerjaanku yang seorang dokter. Begitu pun dengan Andra yang setengah dari kesehariannya sibuk dengan urusan kantor di lima hari kerja.
Hal ini selalu menjadi konsen di obrolan kami apalagi kalau bukan mengenai tentang keinginan untuk menambah momongan lagi. Topik itu selalu menjadi topik yang mendominasi obrolan sebelum kami tidur.
"Yang, beneran kamu udah siap mau hamil lagi?" tanya Andra.
"Ya, aku udah siap. Malah udah seratus persen,"
"Tapi 'kan Raline masih kecil, masih dua tahun, lho,"
"Ya, nggak apa-apa, malah bagus dong. Biar nanti rame, karena bakal ada dua batita di rumah ini. Apa jangan-jangan, malah kamu, yang nggak siap punya anak lagi?" ujarku cemberut seraya memalingkan…
Jarak Menuju Hati
P a r t 66
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 66 Episodes
Comments