..."Ada kalanya hati yang mengendalikan kita bukan kita yang mengendalikan hati," ...
"Alles!"
Panggilan itu membuat Vallesia memberhentikan langkahnya ketika dia baru saja sampai di depan pintu minimarket karena persediaan cemilan dia sudah habis jadi dia berniat untuk berbelanja malam ini.
Kepala Vallesia memutar dan berhenti di satu titik ... Nararya. Vallesia sudah menyadari kehadiran Nararya dan teman-temannya bahkan Vallesia juga melihat kedua teman Nararya yang sedang bernyanyi dan berjoged ria namun sebisa mungkin Vallesia berlaga tak melihat mereka. Karena Vallesia sudah jengah kalau harus terus berurusan dengan Nararya.
Cukup lama Vallesia bertatapan dengan Nararya namun cowok itu tak melanjutkan ucapannya dan itu sukses membuat Vallesia kesal. Perlahan, Vallesia memutuskan kontak mata itu dan membuka pintu minimarket lalu mulai melangkahkan kakinya untuk masuk.
Baru saja Vallesia masuk, dia sudah disambut dengan sapaan pegawai minimarket tersebut. Seketika Vallesia tersenyum kikuk untuk membalas sapaan pegawai tersebut.
"Ganteng," batin Vallesia.
Sadar dengan apa yang diucapkannya barusan, cepat-cepat Vallesia menggelengkan kepalanya.
"Mba, gak papa?" tanya pegawai minimarket tersebut.
"Engg ... gak papa kok," balas Vallesia lalu mulai melangkah menghampiri rak yang menyediakan berbagai macam snack.
Setelah dirasa cukup, Vallesia mulai berjalan menuju kasir dan ternyata antriannya cukup panjang.
Vallesia manyun. Pasalnya Vallesia tipe orang yang tidak suka menunggu lama. Dalam kediamannya, tiba-tiba pikiran Vallesia mengarah pada satu orang ... Nararya. Entah kenapa belakangan ini pikirannya selalu dipenuhi oleh Nararya, Nararya dan Nararya.
Sikap so berkuasa dan tatapan tajamnya, entah kenapa itu menjadi daya tarik tersendiri dalam sosok Nararya. Bilang saja Vallesia munafik. Mulut berkata tidak suka sedangkan hati berkata suka.
Entah sejak kapan perasaan itu tumbuh, yang jelas mulai saat ini entah sampai kapan Vallesia sudah mulai tertarik pa…
SENSUM (RASA)
18. Teka-teki
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments