..."Mengobati luka tak semudah membuat luka."...
Sebuah motor ninja memasuki perumahan yang cukup megah. Gadis yang berada di jok belakang merasa resah. Resah kalau-kalau rencananya gagal.
Hari ini, gadis itu ingin mencari sebuah kebenaran. Kebenaran yang mungkin akan mengungkap segalanya.
Motor yang ditumpangi Nararya dan Vallesia berhenti di depan salah satu rumah yang sukses membuat Nararya sesak. Nararya iri, iri dengan keluarga Vallesia yang harmonis. Dia ingin memiliki keluarga yang sama dengan keluarga Vallesia. Harmonis, damai dan bisa menjaga satu sama lain.
"Masih betah diboncengin gue?" tanya Nararya karena Vallesia tak kunjung turun.
Memang saat ini Vallesia sedang melamun. Kata-kata Bi Iyem tempo hari masih terngiang-ngiang di kepala Vallesia. Dia ingin segera mencari tahu tentang Nararya.
"Enggak, pd banget sih lo," ujar Vallesia lalu turun dari atas motor Nararya.
Seulas senyum terbit di bibir Nararya. Tingkah Vallesia yang seperti inilah yang menjadi candu bagi Nararya.
Beda halnya dengan Vallesia. Saat ini gadis itu sedang menahan malu dan merasa cemas. Seseorang yang dia tunggu belum datang padahal dia sudah menyuruh orang itu untuk cepat.
"Ya udah gue balik ya bego," ujar Nararya seraya tangannya mengelus rambut Vallesia.
"Balik aja sono yang jauh," ketus Vallesia.
Tanpa menjawab ucapan Vallesia, Nararya langsung memacu motornya dengan kecepatan tinggi.
Vallesia cemas kalau-kalau dia tertinggal jauh oleh Nararya. Tangannya tak tinggal diam, dia terus menelpon serta mengirimkan beberapa pesan pada orang yang dia tunggu.
Tangannya mengepal kuat ketika panggilannya tak diangkat-angkat. Vallesia kesal. Vallesia marah. Vallesia murka. Jangan sampai rencananya gagal.
Tiba-tiba telinganya mendengar sebuah motor berhenti di depannya. Kepalanya terangkat, nampaklah Radit, seseorang yang dia tunggu sejak tadi.
Radit, adalah teman SMP Vallesia dulu. Radit sudah beberapa kali menyatakan perasaanya pada Vallesia sejak SMP namun selalu Vallesia tolak…
SENSUM (RASA)
25. Penguntit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 32 Episodes
Comments