"Gue punya alasan tersendiri kenapa lebih milih dia situasi saat itu, tapi gue masih bingung harus mulai dari mana untuk cerita sama lo"
“Jangan buat aku tenggelam di dalam kesalahan pahaman itu. Ceritakan semuanya yang kamu bisa, aku bakal dengarin sampai akhir"
"Vanya temen gue dimasa kecil, dia selalu dapat semua yang dia mau. Kalau keinginan vanya gak di turuti dia bakal ngelukain diri sendiri, tapi kalau dia sampai dibikin marah sama seseorang dia bakal ngelakuin hal yang buruk untuk orang itu"
“Kamu kayak lagi cerita dongeng" ejek dara sambil menatap kedua bola mata yang masih tampak kesakitan itu
"Gue, takut lo kenapa-kenapa. Gue nggak mau lo terluka dara"
“Ekhem, lagi bahas apa sih serius amat. Kamu nggak apa-apa kan dek? Udah mendingan sekarang?" tanya bang nanda
“Udah lumayan, abang habis dari mana aja?"
“Habis beresin sampah yang udah bikin kamu kayak gini, yudan kamu pulang sekarang. Biar aku yang jaga dara"
“Gue nggak boleh ikut jagain dia?" tanya nya dengan nada menantang
“Biar aku tegaskan, kamu orang asing disini. Aku nggak mungkin ngebiarkan orang asing masuk ke rumah!!" tegasnya
“Gue kira lo bakal berubah karena insiden itu, ternyata masih sama"
“Bang, jangan kasar-kasar sama tamu kita. Ngga baik"
“DIAM KAMU DARA!! SELAGI AYAH GAK ADA, AKU YANG BAKAL JADI KEPALA RUMAH DISINI. KAMU NGGAK BERHAK NGATUR ATAU MEMERINTAH"
“Oke, gue keluar. Jangan sampai lo lampiaskan emosi lo sama dara, dia nggak ada kaitannya sama masalah kita berdua"
Yudan pun pergi meninggalkan dua bersaudara adik dan kakak tersebut. Tepat setelah yudan pergi, ibu pun masuk membawakan segelas teh hangat.
“Loh, abang udah datang. Gimana orangnya udah di bawa ke kantor polisi?"
“Udah, ma. Untung temen nanda ada yang polisi jadi langsung cepat di bereskan"
“Dara, kamu masih lemes sayang? Kok kamu keringat dingin?" tanya ibu khawatir
"Di baru aja bangun, ma. Mungkin habis mimpi sesuatu? Abang pergi ke kamar bentar"
"Yudan kemana? Mama udah bawain teh hangat untuk dia"
"Buat abang aja, k…
A Memorable Meeting
16 Kenapa Situasinya Begini Sih?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments