Sesampainya mereka di apartment, yudan mendesak dara agar cepat naik ke lantai atas dan membiarkan barang belanja di bawa oleh pengawalnya. Dara tentunya tidak menemukan keanehan dan rasa curiga akan perilaku lelaki itu. Ia pun mengikutinya dan masuk ke dalam apartemen yang dalamnya sangat megah, mulut nya terbuka lebar melihat susunan hiasan dinding dan perabotan yang tertata rapi. Ini betul-betul rumah yang aku impikan ucapnya di dalam hati.
"Sayang? Ayo duduk di sini" panggil yudan yang menepuk bangku sofa di sampingnya
Dara yang masih terpaku dengan keindahan seisi ruangan itu pun sontak tersadar kembali dan mengikuti arahan dari yudan
"Gimana? Kamu suka sama apartemen nya? Nggak ngerasa sesek kan?" tanya yudan yang tengah membuka jas hitam nya
"Eh? Oh i-iya aku s-suka banget, tapi kenapa agak gerah ya hehe" lontarnya sambil mengipasi wajah yang memerah karena melihat dada yudan yang terpampang jelas akibat kancingnya lepas
"Gerah? Di sini memang gak ada AC nya sayang karena khusus untuk keluar masuknya udara dari luar, atau mau pindah ke kamar aku aja hmm?" ajak yudan yang sudah bangkit dari tempat duduknya
"K-ke kamar ka-kamu? Ngapain?" tanya dara terbata bata akibat rasa gugup
"Di kamarku ada AC nya, kamu boleh kok ngadem di situ. Tempat mandinya juga udah aku siapin"
"Tempat mandi? maksudnya?" tanya dara lagi penuh kebingungan
"Ah, i-itu maksudnya.. Kamar mandi udah bersih dan gak licin lantainya jadi aman kalau mau numpang mandi, itu sayang" ucap yudan sedikit meragukan
"Yaudah aku ke sana, daripada lama-lama di sini makin keringetan" pergi menuju kamar yudan
"Yess, akhirnya" celetuk yudan yang mengikuti langkah dara dari belakang
Tidak ada sesuatu yang terjadi di dalam kamar itu, keadaanya masih sama seperti biasa. Tapi tidak dengan yudan yang sedang menahan nafsunya tengah meronta-ronta itu, ditambah lagi dengan rok dara yang cukup mini sangat menarik rasa gairahnya untuk melahap dara langsung di tempat.
"Kenapa masih belum datang ya barangnya? Kapan kita…
A Memorable Meeting
20 Kamu Kira Aku Perempuan Murahan?
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments