Malam ini langit bergemuruh kencang, hujan yang menetes riuh tanpa henti seolah-olah menyadari apa yang sedang menimpaku. Kini pipiku bergelimang air mata disertai dengan kumpulan keringat yang membasahi sekujur badan. Sungguh malam yang memilukan batinku dalam hati. Aku membaringkan diri di atas kasur, menyempatkan untuk menatap ke arah langit-langit atas sesaat. Membayangkan bagaimana caranya lepas dari kondisi seperti sekarang ini, aku memang bukan tipe orang yang bisa meluapkan isi hati kepada orang lain. Prinsipku jika aku yang memulainya maka harus aku sendirilah yang mengatasinya.
Sepertinya besok aku harus pergi ke suatu tempat supaya pikiranku bisa jadi lebih tenang. Tolong, untuk malam ini saja menghilanglah dari dalam pikiranku yudan. Kehadiranmu cukup menyakitkan untukku ingat lagi dan lagi, aku betul-betul sudah tidak sanggup membendung air mata ini. Biarkan aku tidur dengan tenang malam ini batinku sekali lagi.
...****************...
Setelah beberapa saat, dara pun akhirnya dapat tertidur dengan pulas. Namun sekarang ia tidak sedang berada di tempat tidurnya itu, tapi melainkan di karpet bawah kasurnya. Disitulah ia bisa menemukan tempat ternyaman untuk bersembunyi dari bayangan yudan yang terus menerus menghantui pikirannya kala itu. Terlihat aneh memang, itulah cara yang selalu ia gunakan untuk menenangkan diri.
Keesokan paginya, udara yang segar pun kembali tercium bersamaan dengan datangnya air embun yang berusaha masuk melewati jendela kamarnya. Ketika terbangun, dara terheran sudah tidak berada di bawah kasur lagi. Rupanya semalam ia habis mengalami sleepwalking kembali, padahal sudah 6 tahun lamanya ia tidak melakukan kebiasaan itu lagi.
Dara pun bersiap berkemas pergi keluar mencari udara segar. Di sepanjang jalan pepohonan banyak sekali dedaunan yang berjatuhan akibat hujan semalam. Sekumpulan bunga-bunga yang bermekaran di tepi arus sungai dan indahnya matahari pagi yang menerangi seluruh jalanan membuatnya terkesima. Ia belum pernah merasaka…
A Memorable Meeting
11 Aku Terbaring Di Rumah Sakit
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments