Setelah mendapati baju yang menurutnya cocok untuk ia kenakan di pertemuan itu, dara berniat menghampiri yudan untuk menunjukkan betapa bagusnya pakaian pilihannya. Namun, lagi-lagi dara dibuat patah hati saat melihat yudan tengah berpelukan dengan vanya di ruangan VIP tersebut.
Tanpa pikir panjang, dara melangkahkan kakinya masuk ke ruangan itu dan segera memisahkan keduanya
"Confuse, what were you doing? hug?" tanya nya dengan kedua tangan yang mengepal kuat memegangi sepasang pakaian
"Ini bukan seperti yang kamu pikirkan, dara" terang yudan
“Lalu apa? Tanpa sadar berpelukan?" sahut dara
“Heh, urusannya dengan kamu apa!! Dia ini tunangan aku, suka-suka aku dong mau ngapain. Emang kamu siapanya?" bentak vanya yang masih bersikeras mengandeng sebelah tangan yudan
"Don't try to play with me! Kamu salah kalau menganggap aku cewek gampangan, yudan" ujarnya
“Dar, plis dengerin penjelasan aku dulu ya?" yudan memohon agar dara tidak pergi dari tempat itu
“Kamu kenapa sih sayang? Kita berdua kan nggak salah. Terserah aku dong mau ngapain kamu, mau aku meluk kek atau cium kamu duluan itu bukan urusan dia!!" bela perempuan yang ada di samping yudan
“LEPASIN TANGAN GUE VANYA!! GUE CAPEK LADEN LO TERUS!!" pertegas yudan yang kemudian menghampiri gadis tepat di depannya dan langsung memeluk tanpa aba-aba
“Plis, dar. Jangan tinggalin aku lagi, hidup aku hampa gak ada kamu" ucapnya dengan setetes air mata yang berlinang di bahu kecil gadis cantik itu
“Y-yudan? Bisa tolong lepasin ngga? Nggak nyaman banget, aku risih"
“Gak bakal aku lepasin pelukannya sampai kamu maafin aku"
“Akh-h, y-yudan dada aku s-sak-kit" dengan nafas yang tersengal-sengal
“M-maaf sayang, kamu nggak kenapa-kenapa kan?"
"Aku ngga apa-apa, kamu mau dimaafin? sekarang putusin hubungan kamu sama dia langsung di depan aku, bisa?" pinta dara
“Apa yang nggak bisa kalau untuk kamu? Lo denger kan Vanya? Pergi dari sini sekarang sebelum gue usir" tegasnya sekali lagi sambil memegang dara yang masih terkulai lemas di pe…
A Memorable Meeting
18 Ini salahku
Download aplikasi untuk baca gratis cerita selengkapnya
Updated 28 Episodes
Comments